Pengemis

Malam ini saya tidak bisa tidur. Hujan yang katanya ampuh mengundang lelap, justru terdengar menakutkan. Atap rumah seperti digempur jutaan kerikil. Berisik sekali. Belum lagi gelegar petir yang terdengar hampir setiap lima menit sekali. Jangankan untuk lelap, kantuk yang saya kumpulkan sejak pukul delapan malam tadi, sekarang jadi hilang.

Tiga jam saya habiskan tercenung dalam gelapnya kamar. Mencumbu pikiran kosong. Di dinding hanya ada pantulan lampu luar membentuk lubang udara. Dari sangat bosannya menunggu kantuk, dinding itu jadi terasa menarik untuk diperhatikan setiap detik, sampai akhirnya ada suara yang membuyarkan kebosanan ini.

Seseorang mengetuk pintu rumah. Saya bisa mendegar dengan jelas, karena kamar saya berada di depan, berdampingan dengan ruang tamu. Sekarang sudah pukul setengah satu malam. Sepertinya kakek saya menyerah menunggu hujan reda, dan memutuskan untuk pulang menerobos deras.

Kakek ada acara di kantor desa. Katanya akan pulang jam sepuluh, tapi hujan ini benar-benar mengacaukan jadwal pulang kakek dan jadwal tidur saya. Sedikit menggerutu, saya pun bangun dan langsung menuju pintu.

Ruang tamu yang lengang menyambut. Kursi-kursi kosong menghadap ke televisi yang padam, memunggungi dinding dengan jendela kaca besar dilindungi terali besi berpola diagonal. Pintu rumah ada di samping jendela, masih berbunyi dengan ketukan yang tak beraturan dan sedikit kasar.

"Ya, kek, sebentar," ucap saya.

Begitu pintu rumah saya buka, yang saya dapati bukanlah orang yang seharusnya datang.

Nyuwun

Begitu yang tamu saya ucapkan dengan nada halus memelas. Nyuwun adalah bahasa jawa untuk ucapan meminta. Biasa diucapkan ketika hendak lewat di depan orang, di halaman rumah orang, dan sebagainya. Namun, situasi kali ini sedikit berbeda, dan walaupun saya berusaha bersikap sopan, tapi saya tidak bisa menampik heran dan ketakutan.

Orang di hadapan saya adalah laki-laki berambut gondrong. Saya hanya bisa melihat salah satu matanya melotot dari sela-sela rambut lepe…

Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya

Download aplikasi

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!