Kuburan

"Kalau kamu bertemu seseorang di depan rumah itu, lalu minta tolong diantar ke sebuah tempat, jangan mau!"

 Malam hari. Pulang kuliah membawa sampah. Makalah hasil lembur seminggu, dicoreti dalam waktu lima menit. Seharusnya, dosen punya Takson sendiri dalam klasifikasi makhluk hidup. Mereka mirip manusia, hanya berevolusi jadi tak punya rasa, tak punya hati. Mungkin juga mereka tidak makan nasi dan roti. Oh, rasanya saya tidak bisa berhenti menggerutu dan mengutuk Pak Dosen itu. Sampai separuh perjalanan pulang pun, saya masih teriak-teriak di balik helm.

     Memasuki daerah Arjasa, saya mulai memperlambat laju motor. Jalanan di sini penuh dengan lubang. Mirip wajah ABG yang penuh bekas jerawat. Lagipula, sangat sulit untuk menghindari lubang-lubang tersebut, karena saat ini saya sedang melewati kawasan Hutan Jati. Gelap. Saya sangat bergantung pada lampu motor, agar tidak terjungkal dan mati konyol.7

      Puji syukur pada Tuhan, saya masih hidup. Tapi sial sekali, justru motor saya yang mati, dan ini benar-benar konyol. Saya menepi. Uring-uringan karena sadar kalau, bensin masih penuh, dan motor juga baru diservis minggu lalu. Rasanya, kuda besi saya tidak punya alasan untuk mogok. Kalaupun ada, maka ini benar-benar tempat yang buruk untuk mendorong motor.

      Di seberang jalan, adalah Kuburan Cina. Hei, memang begitu namanya! Soal di dalamnya ada jenazah orang muslim, ya saya tidak tahu. Mendadak saya merasa kerdil. Amarah pada dosen tadi surut, berganti rasa takut. Persetan dengan motor. Saya bisa memeriksanya di ujung sana. Saya hanya ingin melewati kawasan Hutan Jati ini secepat mungkin. Karena saat ini, saya mulai ingat cerita seram teman-teman tentang hantu pengantin yang konon kerap kali menari-nari di tengah kuburan. Kampret, lah.

      Sembari mendorong, saya berdzikir. Sesekali mengumpat karena kesal pada teman-teman. Kenapa mereka selalu punya cerita seram untuk tempat-tempat seperti ini? Maksud saya, hantu pengantin memang terdengar romantis. Tapi,…

Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya

Download aplikasi

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!