Adam berangkat paling akhir. Semua barang milik Adam sudah dipindahkan ke ruang direktur.
"Selamat pagi, pak," sapa Profesor Pasha.
"Gimana kemarin ada luka nggak?" tanya Adam kepada Profesor.
Sebagai pimpinan Adam harus menunjukkan sikap perhatian kepada anak buahnya.
"Semua sudah baik-baik saja," jawab Profesor Pasha memegangi lengan. "Kita nggak diberikan cuti, pak?" tanya Profesor pasha yang masih lelah dan mengantuk.
"Kalau capek ngapain berangkat," jawab Adam membuat Profesor tersindir.
Mereka berdua berjalan menyusuri koridor.
"Bagaimana semuanya masih aman?" tanya Adam kepada semua anggotanya.
"Aman terkendali," jawab Gavin yang sedang sibuk dengan komputer.
Adam memasuki ruangan baru. Suasana baru akan terjadi. Wangi yang beda, tempatnya yang bisa dibilang cukup luas. Mungkin ini akan menjadi tempat yang nyaman.
"Baru kali ini bisa bernapas lega." Menyelonjorkan kaki sambil mendengarkan sebuah lagu favoritnya. Memperhatikan luka gores yang berada di lengan, tepat mengenai nadi. Terpikir untuk merekrut anggota baru. Semakin ke sini personil mereka akan berkurang seiring berjalannya waktu.
"Kalian berdua segera ke ruangan saya!" ucapnya tanpa reaksi, perintah Adam kepada Gavin dan Cyra.
"Baik, pak," sahut serentak.
Akhirnya mereka duduk di hadapan Adam. Kemudian menjelaskan tujuan berikutnya, yaitu merekrut anggota baru. Semua kriteria mereka bertiga yang menentukan.
"Segera buat berita kabar ini, pastikan semua sudah tersebar," perintah Adam lalu membolehkan mereka pergi meninggalkan ruangan. Mata Adam memperhatikan jalan Cyra.
"Cyra." Adam memanggil sehingga langkah terhenti kaku.
"Lima menit lagi kamu ikut saya." Permintaan Adam tanpa penolakan sama sekali.
"Baik." Apapun perintahnya Cyra selalu taat dan patuh. Walaupun dalam hatinya selalu menggerutu tak karuan.
Adam membawa Cyra ke kantin untuk menemani makan.
"Ngapain kita di sini, pak?" tanya Cyra binggung, biasanya kalau begini ada tugas dadakan kalau tidak ya ada penyelidikan ataupun briefing.
"Makan…
ANDROMEDA
Jam 9 Malam
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 75 Episodes
Comments