Adam menuliskan sebuah nama penjahat di belakang foto tadi. Untuk mencari kesamaan yang mereka miliki, membutuhkan waktu cukup lama.
Alexi Bagas dengan kasusnya, pengeboman di gedung rumah sakit kota Banseo. Perlakuannya berdasarkan emosi. Ketika emosi dikeluarkan, semua mudah dikendalikan.
"Penuai sangat teliti dalam mencari kolega." Memisahkan tiga foto kasus Alexi Bagas. Memandang tumpukan dokumen kasus, lalu memandang foto yang berantakan di mejanya.
"Astaga, ini membuatku pusing." Memegang kepala, menyelunjurkan kaki, dan menutup wajahnya sekilas. Menutup wajah menggunakan map, lalu tertidur.
"Kamu tidak akan pernah bisa memimpin Andromeda bersamaan dengan emosimu. Karena, kamu arrogant." Bersandar lemah dan kaki lurus. Darah bercucuran memenuhi pipi kanan dan kemeja putih bersihnya.
Craang!...
Seseorang menutup wajahnya dengan topeng sengaja menembak kaca. Adam terduduk lemah sambil menutup kepalanya menggunakan lengan. Supaya percikan kaca tidak menyentuh kepalanya.
Seseorang bertopeng mendekati Adam.
"Selamat tinggal, ketua tim Adam Adelard." Memegang pundak dan memperhatikan dengan sinis.
Jleb...
Menusuk perut Adam sedalam mungkin. Mencabut pisau dengan cepat.
"Huh." Jantungnya berdetak kencang. Duduk mundur mencari sandaran. Keringat membasahi keningnya.
"Sial, itu hanya mimpi!" kata Adam setelah mengecek kondisi perutnya. Melirik ke arah jam yang bertengger di atas pintu. Menunjukkan pukul 3 pagi.
Adam mencoba menghubungi temannya yang mampu membaca arti mimpi. Dia bisa dihubungi 24 jam. Dugaan Adam pun benar. Ada seseorang yang ingin mengoyahkan tekadnya dan meminta mundur sebagai agen detektif.
Membuka jendela ruang kerjanya, untuk menghirup udara di pagi-pagi hari. Berdiri memperhatikan ke halaman rumahnya.
"Siapa dia?" Melihat sosok berbaju hitam, mengenakan topi, dan berjalan tunduk.
"Pagi-pagi sekali dia pergi." Mata tetap memandang sampai hilang di dekat gang. Suasana kota masih sangat sepi. Dia sudah berkeliaran. Adam, Gavin, dan Profesor Pasha p…
ANDROMEDA
Selesaikan Di Sini
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 75 Episodes
Comments