Detektif Aksa menghampiri Adam dan Gavin. Mereka masih enak-enakkan duduk sambil merangkai kebenaran.
"Permisi, pak." Setelah mengetuk pintu. "Mobil sudah disiapkan."
Adam langsung bangkit dari tempat duduk menyahut jas berwarna merah maron dan ponsel, kemudian langkahnya disusul oleh Gavin. Adam meminta untuk diturunkan di sebuah gang. Bulan menerangi langkahnya saat menyusuri jalanan. Hanya jalan dengan lebar satu meter. Sepanjang jalan dihiasi oleh rumah tua yang terbuat dari bambu. Sebuah desa yang sudah lama ditinggalkan oleh penghuninya. Konon, dulu ada isu mengenai sebuah bencana yang akan melanda desa terpencil ini. Bau tanah terguyur hujan begitu khas perdesaan alami.
"Apa yang kamu pikirkan?" tanya Adam kepada Gavin. Dalam penglihatan Adam, ia seperti sedang memikirkan sesuatu. "Jangan sembunyikan apapun dariku!"
"Tidak, tidak ada sama sekali, pak," jawaban Gavin mencoba mengalihkan pandangan dari mata Adam. Tatapannya membuat Adam semakin penasaran. Sepertinya Gavin memang sedang memikirkan sesuatu.
"Malam ini juga kita tuntaskan!" timpal Adam mengosok-gosokkan kedua telapak tangannya. Sangat semangat dalam mistiri kotak kalung akrilik. Nenek tersebut, sangat berpengaruh terhadap emosional Si Doni. Adam selalu membawa senjatanya di saku pinganggnya.
Tiba-tiba saja tangan Adam menghalangi jalan Gavin. Terjulur ke samping kanan dengan telapak tangan membuka lebar. Tatapan Gavin langsung tertuju pada sebuah gubuk tua yang terpampang jelas di depan matanya. Untung saja di dekat mereka berdiri ada sebuah pohon besar yang hampir saja tumbang. Gavin memutar revolvernya. Adam hanya mengenggamnya erat-erat. Tidak ada gunanya juga melepaskan peluru. Jika tersangka bisa menghindarinya.
"Kita harus punya persiapan, sebelum kita dikalahkan. Sepertinya sudah tahu mengenai pergerakan malam ini." Adam dan Gavin bersandar di bawah pohon. Mengatur nafas, mengatur pandangan, dan bersiap akan lari kencang.
"Hemm!" jawab Gavin yakin dibarengi dengan anggukan kepalanya yang sa…
ANDROMEDA
Percikan Darah
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 75 Episodes
Comments