Pola pembunuhan semakin cepat. Sedangkan Adam beserta Andromeda belum bisa menemukan siapa lakon di balik semua kejadian ini.
Adam bersama Profesor Pasha kembali ke Silulang untuk membantu Direktur Kiyo. Naik motor kawasaki berwarna hitam milik Adam. Gavin mencoba menghubungi Adam supaya tidak membawa motornya masuk. Kebetulan di sekitar rumah kecil Adam berhenti. Sebuah rumah kecil, yang pernah masuk dalam mimpinya. Menemui pemiliknya dititipkanlah disitu.
"Masih berapa kilo lagi kita berjalan, pak?" tanya Profesor Pasha merasakan sakit pada kakinya.
"2 kilo," jawab Adam singkat. Berjalan tanpa keluh kesah. Mengeluh akan menambah waktu saja. Dan itupun tidak ada gunanya.
"Jika kamu mengeluh, maka nasibmu akan sama seperti Gavin," ucap Adam sambil berjalan bersebelahan dengan Profesor Pasha. Mengangguk sebagai respon.
Malam ini Adam mendengar suara kaki diseret sambil mengesrekkan sebuah tongkat. Tanpa berpisah Adam dan Profesor Pasha memberanikan diri untuk mencari sumber suara itu. Adam mencoba menghubungi Gavin meminta bantuan.
"Prof, kamu ngapain?" terlihat tangan Profesor Pasha mengenggam erat lengan Adam.
"Ooh, maaf." Menarik cepat tangannya. Senter kami menembus tebalnya kabut malam.
Terpikir dari dalam benak Adam, daripada mati mending kabur. Bulu kuduknya berdiri. Ditambah kesunyian dan dinginnya angin malam.
"Ada dua pilihan, menyerang atau diserang!" ucap Adam saat membalikkan langkah ingin berlari.
"Kejar! kejar!" tegas Adam sambil melompati batang kayu yang menghalangi jalannya. Beradu kecepatan lari bersama Profesor Pasha.
Saat ditengah-tengah hutan Adam kehilangan jejak dari orang yang jalannya diseret. "Gila dia bisa lari kenceng," ucap Adam sambil mengatur nafasnya.
Dari kejauhan Adam juga mendengar suara seseorang memijak rumput dan ranting. Senter mencari dari arah mana bunyi ini. Sedang Profesor Pasha sudah tidak mampu berlari lagi. Dirinya merasakan keram di bagian kaki. Terpaksa Adam harus mengendong sambil mengikuti jejak orang yang ia kejar.…
ANDROMEDA
Membunuh Atau Dibunuh
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 75 Episodes
Comments