Adam keluar menemui Gavin, supaya menurunkan suhu ruangan dan meredupkan cahaya. Disaat dia merasa gerah, pasti ada kegelisahan yang begitu menusuk. Adam membiarkan 15 menit untuk melihat responnya.
Memantau sikap Ardhara dari ruang pribadinya. Adam sempat melewatkan salah satu rekaman. Berjalan menemui Arsenio.
"Terlihat tenang dan mencoba menguasai suasana ruangan," ucap Adam.
"Sempat ada respon yang ditunjukkan." Arsenio memutar ulang rekaman tersebut. Ardhara memperlihatkan kebingunggannya saat mendengak dan menoleh ke arah pintu.
"Mau ke mana, pak?" tanya Arsenio melihat Adam langsung beranjak pergi dari sampingnya.
"Masuk lagi," jawab Adam sambil berjalan dan menutup pintu dengan kencang.
Brak....
"Eeeh," gerundel Arsenio dengan tubuh menegang.
Membawa beberapa foto. Adam akan mencoba esmosinya melalui ini.
"Selalu melakukan kekerasan ketika pulang malam dalam kondisi mabuk. Hampir mencekik istri Anda yang sedang tertidur pulas."
"Lalu putra semata wayang mu menjadi pelampiasan, melemparkan botol bir ke kepala anak dibawah umur."
"Selalu menekankan bahwa, hukum tidak berlaku pada dirimu."
"Benar?" jelas Adam dengan cepat.
"Perempuan-perempuan ini pernah bermain dengan mu sebelumnya, dan ini yang terakhir. Kau mencabik-cabik tanpa ampun!"
Pengucapan Adam sangat energik.
"Hentikan!" marah Ardhara sambil tunduk. Adam tidak akan menghentikan interogasi sebelum benar-benar muncul sebuah respon. Kata hentikan tidak akan ada artinya bagi Andromeda.
"Kamu juga ingin merasakan bunuh diri, karena merasa hidup mu penuh dengan penyesalan. Menempelkan besi panas di nadi."
Dengan grusuh Adam menarik lengan Ardhara, dan itu benar.
"Sewaktu kecil, kau tidak pernah dianggap oleh orang tuamu. Sehingga membiarkanmu hidup di jalanan. Hujan ke hujanan, panas ke panansan."
"Orang tua mu selalu memperlakukan kasar, dan ini kau terapkan kepada anak kandung mu sendiri." Penjelasan Adam terhenti ketika Ardhara mulai bereaksi sampai-sampai mengebrak dan menendang meja.
"Hentikan! Kau ti…
ANDROMEDA
Karcis Pertunjukkan
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 75 Episodes
Comments