"Profesor Leon butuh 30 menit untuk bertemu dengan seseorang, dia cukup konsisten dan menghargai waktu," kata Direktur Kiyo berangkat paling pagi.
"Pukul 9 nanti saya ke sana bersama Gavin," jawab Adam terhenti ketika Direktur Kiyo menjelaskan.
"Jangan lebih baik sekarang, jam 9 dia pasti ada praktik," tolak Direktur Kiyo.
Gavin yang baru saja berangkat, langusung ditarik untuk menemui Profesor Leon. Mempercepat laju kendaraan. Hampir saja tidak bisa bertemu dengan Profesor Leon karena macet di perjalanan. Untuk meyakinkan Profesor dan dokter lainnya, harus mengeluarkan kartu anggota.
"Apa benar anda, Profesor Leon. Meracik obat pentobarbital?" tanya Adam menatap mata Profesor Leon.
"Memangnya ada apa?" tanya Profesor Leon mengaruk-garuk leher.
"Dr. Hendrik Nicolas," lanjut Adam mengeluarkan foto.
"Sempat membeli banyak untuk hewan peliharaan," jelas Profesor Leon menunjukkan sebotol vial pentobarbital.
Adam juga menanyakan, kenapa Dr. Hendrik Nicolas bisa menjadi orang yang dibanggakan. Jawaban itu pun cukup masuk akal.
"Saya ingin dia berubah, hampir setiap kali operasi gagal. Yang membikin saya aneh, selalu tersenyum mistis saat pembedahan."
"Seperti ingin membunuh," jelas Profesor Leon yang sudah tidak nyaman duduk, karena harus berpacu pada waktu.
Pentobarbital yang bisa digunakan untuk membunuh hewan. Pencampuran obat eksekusi mati. Setelah kembali ke markas. Menerima laporan, bahwa tadi malam ada kejadian yang sama.
"Pukul 9 pagi berjalan melewati sini." Arsenio memberikan tanda pada sebuah peta petunjuk jalan.
"Detektif Cyra juga menemukan, dia berjalan kembali sekitar 12 siang. Melihat lagi pukul 3 sore."
"Hanya berputar di tempat ini saja, tempat di mana para mahasiswa mahasiswi berkumpul," jelas Arsenio, kemudian Adam meminta mengadakan rapat. Ada bahan atau tidak, semua harus berkumpul.
Hendrik Nicolas, akan menampakkan batang hidugnya saat 3 jam sekali. Berjalan disekitar universitas sampai jam 9 malam.
"Menculik, membawa ke sebuah gudang dengan suhu ru…
ANDROMEDA
Persaingan Kerja
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 75 Episodes
Comments