"Kau pasti tahu bagaimana rasanya kehilangan anak satu-satunya. Apakah kamu akan membiarkan begitu saja? Lebih baik saya menuruti permintaan Penuai," ucap Bena Inka yang tiba-tiba meneteskan air mata.
"Putraku hampir saja menghilang, semua karena Penuai. Setelah itu istriku, dia terbunuh," jelas Adam dengan perasaan sedih.
Walaupun sedih dia harus mencoba bertahan. Harus terlihat kuat dan profesional. Sudah mencoba untuk profesional dan tidak terlalu mengambil perasaan. Tetapi, Direktur Kiyo mengangap ini melebihi batas.
"Tarik mundur Adam!"
"Biar Detektif Cyra yang mengantikan!" perintah Direktur Kiyo lewat mikropon.
"Aku juga tahu kau akan segera menikah," ucap Bena Inka membuat Adam menghentikan langkahnya. Tanpa memandang ke belakang. Masuk Detektif Cyra sambil membawa dokumen kasus.
"Selamat siang," sapa Detektif Cyra.
"Aku tahu kau sedang memikirkan putramu, sekarang di mana kau menyembunyikannya?" tanya Detektif Cyra dengan wajah serius.
"Aku tidak tahu," jawab Bena Inka yang ingin menutupi semuanya.
Adam dianggap tidak konsisten dalam interogasi. Bagi Direktur Kiyo ini akan membuang-buang waktu saja. Tetapi bagi Adam, tidak. Untuk mengetahui bahwa dia benar-benar membunuh putranya. Teringat dengan ucapan Bena Inka. Lalu Adam menjelaskan maksud yang sesungguhnya.
"Tunggu-" lanjut Adam.
"Dia mengaku tidak membunuh putranya." Mengambil laptop, memutar ulang hasil interogasi.
"Ya, dia masih hidup," balas Profesor Pasha.
Menghentikan pencarian karena waktu sudah sore.
"Saya minta nanti kalian kembali ke kantor semua!"
"Baik, pak!" jawab serentak.
Perintah Direktur Kiyo yang pergi terlebih dahulu. Adam dan Cyra satu mobil. Adam mendapatkan pesan dari Profesor Pasha, dia memberitahu kalau Cyra sedang tidak enak badan. Dan Profesor Pasha meletakkan sebuah minuman hangat untuk Cyra dan Adam. Mereka berdua baru bertemu ketika di penjara.
"Minum ini selagi masih hangat. Aku tahu kau sedang tidak enak badan."
"Terima kasih."
"Istirahat dengan tenang, perjalanan masih ja…
ANDROMEDA
Seorang Introvet Dan Kepercayaannya
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 75 Episodes
Comments