"Kau takut," ucap Adam melihat Gavin bermain-main dengan pistol kesayangannya. "Tegakkan bahumu, jadilah gila untuk menang."
"Jika kau pemberani, jangan gunakan ini." Adam mengambil pistol dari tangan Gavin.
"Bagaimana dengan kondisi Arsenio sekarang?" Profesor Pasha berlari menghampiri Adam. Bergerak menuju ke jendela untuk melihat Arsenio. Dia terbaring lemah begitu juga dengan detak jantungnya.
"Hanya takdir yang menentukan," balas Adam menekan bahu Profesor Pasha. Tidak lama kemudian di susul oleh anak buah yang lainnya. Profesor Pasha bersandar di dinding dengan kaki sedikit pincang. Adam pergi mencuci tangan karena bekas darah. Kejadian terjadi diluar dugaan. Langkah Adam diikuti oleh Detektif Cyra. Dia mengejutkan Adam saat membasuh muka.
"Maaf, aku telah melarangmu. Ini semua salahku. Andai aku tidak melarangmu, pasti ini tidak akan terjadi," ucap Detektif Cyra dengan nada melemah. Sangat merasa bersalah. Memainkan jari-jemari dan kaos putih yang ia kenakan. Sebagai tanda sangat menyesal.
"Semua sudah direncanakan," balas Adam merangkul Cyra penuh kasih sayang. Adam meminta supaya jangan terlalu memikirkan hal seperti itu. Direktur Kiyo datang meminta Adam untuk menemuinya di basement. Keluar mobil sambil melepaskan kancing jas. Melepas kaca mata hitam.
"Kenapa kamu membiarkan dia pergi sendirian! Bukankah kalian pergi bersama tadi!" celetuk Direktur Kiyo sambil bersandar di mobil sedannya. Adam memegang pelipisnya kuat-kuat.
"Aku rasa tadi ada barang yang tertinggal, lalu dia putar balik, pak," balas Adam mencoba tetap sabar.
"Putar balik bukan pada tempatnya! Melaju dengan kecepatan tinggi," lanjut Direktur Kiyo berkacak pinggang. "Kamu pikir itu tidak apa-apa?"
"Pikir saya begi-" potong Direktur Kiyo secara tegas.
"Halah, jangan banyak alasan," sanggah Direktur Kiyo melebarkan langkah kakinya. Membalikkan badan kemudian kembali ke kantor.
Adam kembali dengan wajah yang masam. Terlihat lebih lesu dari biasanya. Kedipan mata yang tidak stabil. Seperti sedan…
ANDROMEDA
02.30
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 75 Episodes
Comments