Pagi-pagi sekali Adam sudah berada di markas.
"Lho, saya kira Ketua cuti hari ini," ucap Profesor Pasha sedikit terkejut melihat Adam yang sudah menghadap ke laptop.
"Kalau cuti percuma juga. Di rumah mau ngapain, Arkana sekolah. Acara masih ntar sore." Adam menjawab sambil berjalan mengambil sebuah dokumen di meja Detektif Cyra.
"Ngopi dulu yuk pak," tawar Profesor Pasha. Mumpung masih pagi banget dan anak yang lainnya belum pada berangkat. Mereka ngopi sambil ngobrol di angkringan. Letaknya tidak jauh dari markas.
"Eee, detektif. Sekarang jarang ke sini, ke mana aja," ucap seorang bapak-bapak yang usianya hampir separuh baya. Panggil saja, Pak Badrun.
"Sehat, pak."
Adam mencium tangan Pak Badrun.
"Kalau diluar dinas jangan panggil detektif, pak," lanjut Adam. Dia tidak ingin semua orang tahu tentang pekerjaannya. Yang nantinya dikira menyombongkan diri.
"Mau minum apa, Mas Adam," ucapannya membuat Adam ingin tertawa lepas.
"Biasa." Masih menahan tawa, tidak biasanya Adam dipanggil dengan sebutan mas biasanya pak. Mereka ngobrol apa adanya. Adam seperti diberikan wejangan untuk kehidupan setelah menikah. Walaupun sebelumnya sudah ada pengalaman.
"Kamu kapan, nak?" tanya Pak Badrun kepada Profesor Pasha.
"Saya- em- mungkin sebentar lagi, pak," jawab Profesor Pasha dengan sangat sopan. Akhirnya mereka pamit dan meninggalkan angkringan tersebut. Saat mulai bekerja lagi.
"Dari mana Prof?" tanya Gavin.
"Dari depan sama Pak Adam," jelas Profesor Pasha melewati Gavin yang tengah mematung.
"Udah kerja-kerja, jangan ribut hal sepele," tukas Adam mendorong mundur Gavin.
"Bukan begitu Pak Adam tapi-" Adam memotong pembicaraan.
"Sudah," ucapan Adam semakin lemah.
Andromeda diberikan tugas untuk mengamati sebuah pertemuan para presiden di Kota Dunsan. Berkumpul diruang rapat.
"Tugas kita kali ini mungkin sangat beda dari tugas sebelumnya."
"Kita diberikan kepercayaan, untuk mengamati dan ikut mengawal para petinggi agen detektif yang akan mendatangi Kota Dunsan," jelas Adam.
Se…
ANDROMEDA
Pengawasan
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 75 Episodes
Comments