"Jika dia salah, serahkan saja. Kelak kebenaran akan terbongkar," balas Adam sambil berjalan tegak. "Apa yang kamu pikirkan dengan keluarganya, Direktur?" tanya Adam balik.
"Itu sudah bukan urusan saya, mereka tidak akan menuntut," balasnya tanpa merasa belas kasihan.
"Egois," desis Adam membuang muka.
"Apa kamu bilang?" tanya Direktur Kiyo meminta Adam untuk mengulangi ucapannya tadi. Tidak menjawab, karena mereka harus berpisah. Adam akan masuk ke ruangannya. Begitu juga dengan Direktur Kiyo. Menghentakkan kaki, karena kelakuan Adam yang begitu menyebalkan.
Kemarin malam, Adam masih bersama Detektif Aksa dan juga Profesor Pasha. Mereka sempat bertemu di kediaman milik Detektif Aksa. Mereka hanya mengobrol seperti biasanya. TIba-tiba di siang hari ada temuan, tersangka pertama yaitu Detektif Aksa.
Pukul 2 siang Adam pergi bersama Profesor Pasha, berhenti di sebuah rumah makan. Terlihat sepi, sangat cocok untuk berkomunikasi. Ketenangan adalah kunci utama, bagi mereka berdua. Tidak di sangka, Investigasi Khusus. Menangkap, dan membawanya ke markas Investigasi.
"Ada apa ini?" tanya Profesor Pasha ingin melepaskan tangannya yang dipegang erat oleh Detektif Gibran. "Ketua," panggilnya ketika melihat Adam tersenyum aneh. Adam hanya membalas dengan memandangnya saja. Senyuman yang mengandung dendam kepada seseorang. Tatapan yang tajam seperti sedang mengincar mangsanya. Hembusan napas kasar, seperti mencium jejak siapa pelaku yang sebenarnya. Berjalan dengan sangat entengnya. Hanya sebuah kata-kata yang bertebaran di benak kepala. Kematian akan selalu berpihak kepada seseorang yang melakukan kejahatan.
"Kalian menangkapku, seolah kami yang merencanakan?" tanya Adam mengangkat alis dan tangan terkait dengan borgol. "Menangkap tanpa melakukan penyelidikan, mudah sekali," lanjut Adam sambil tertawa sinis.
"Diam!" tegas Detektif Gibran mengetok kepala Adam.
Mereka berdua dibawa tanpa sepengetahuan Direktur Kiyo dan anak buah yang lainnya.
Arsenio berjalan cepat. Sangat cepat…
ANDROMEDA
Rekaman Pembicaraan
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 75 Episodes
Comments