Adam menerima laporan, bahwa sidik jari yang cocok dengan gunting tadi, memang Profesor Leon. Masih ada bekas darah di celah gunting, menunjukkan darah Dr. Hendrik Nicolas.
"Hanya ada dua bukti ini yang tertinggal," ucap Profesor Pasha kepada Adam.
"Tanpa sadar, Profesor Leon menunjukkan obat pentobarbital kepada saya. Salah satu sumber obat-obatan dari tersangka."
"Banyak yang akan diungkap mengenai Profesor Leon. Mungkin ini cukup untuk memojokkan," balas Adam sambil mengemudi kembali ke markas.
"Semua hasil letakkan di meja saya," perintah Adam diakhir telepon.
"Baik, pak," jawab Profesor Pasha menutup telepon.
"Hanya Profesor gila yang melakukan hal seperti ini," kesal Adam sambil berjalan menyusuri koridor. Masuk ke ruangan, sudah ada 5 map hasil penyidikan. Adam juga membawa catatan milik Detektif Cyra. Adam harus bisa menyelesaikan sebelum jam 8 malam.
Gavin akan masuk ruangan Adam sambil membawa laporan detail personal milik Profesor Leon. Namun dicegah oleh Profesor Pasha.
"Tahan dulu, biarkan Pak Adam istrahat terlebih dahulu," cegah Profesor Pasha. Cyra masuk dan Gavin menitipkan laporannya.
"Laporan dari siapa?" Mengangkat map.
"Gavin, saya permisi pak." Ketika ingin melangkah Adam berdeham membuat langkahnya terhenti.
"Hemm, sudah makan belum?" tanya Adam di tengah kesibukan.
"Siapa, saya." Cyra menunjuk dirinya sendiri.
"Bukan, itu pintu, ya iya kamu," kesal Adam sedikit pelan.
Pukul 8 malam. Yang sudah diberikan tugas segera bergegas. Adam akan mengamati dari sebuah rumah bersama para ahli senjata.
"Amati sedan berwarna putih," ucap Gavin terus mengikuti mobil Profesor Leon.
"Mereka akan pergi ke sebuah toko perbelanjaan," sambung Dr. Rizwan, daritadi belum mendapatkan giliran bicara.
Adam dan Detektif Cyra segera bergegas ke toko perbelanjaan terbesar di kota Banseo. Untuk mengelabuhi, Adam berganti jas dengan jaket hitam dan topi.
"Ingat bukan kencan, tapi penyelidikan," tambah Arsenio lewat mikropon.
"Bawel bener kamu," tegas Adam. Suara ketawa mul…
ANDROMEDA
Sedan Warna Putih
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 75 Episodes
Comments