Memang dari pukul 7 malam Gavin tidak hadir. Dia meminta ijin kepada Adam, bahwa dirinya akan menghadiri sebuah pertemuan. Di dalam gedung yang megah dan tinggi menjulang ke langit. Dia terlihat bahagia, seperti tidak tahu apa yang terjadi pada dirinya.
Tiba-tiba saja Tim Investigasi Khusus menangkapnya.
"Ada apa ini?" tanya Gavin yang mencoba melepaskan tangannya.
"Jangan membuat kekacauan!" bisik Gibran Harish dengan menekan pundak Gavin.
Gavin dibawa ruang interogasi. Dia duduk sendirian, interogasi akan dilakukan pada besok pagi. Tetapi Andromeda masih mencari cara untuk mengeluarkan Gavin supaya tidak bersalah.
"Bukankah dia pernah mengatakan, aku tersangka pembunuhan sungai Silulang," ucap Adam.
"Benar, aku baru mengingatnya," sahut Arsenio.
Pada waktu itu kami tidak ada yang merespon ucapannya. Andromeda butuh ketenangan untuk mencari-cari cara. Begitu juga dengan Adam, selaku ketua. Kembali ke ruangan masing-masing. Mencari tahu masalah apa saja yang pernah ia hadapi.
"Itu bocah emang benar-benar bikin malu Andromeda saja!" gerutu Direktur Kiyo.
"Adam!"
Brak.....
"Bukankah kamu pernah mengantisipasi supaya tidak ada kejadian yang sama!"
"Tapi mana buktinya!"
Masuk ke ruangan membanting pintu sambil marah. Adam hanya tunduk dan diam. Mencoba untuk tidak memperpanas suasana.
"Kejadian ini sudah lama. Waktu itu, kami tidak ada yang merespon. Tiba-tiba Investigasi Khusus membuka kasus ini lagi."
"Bahkan ini diluar dugaan saya," jelas Adam meghembuskan nafas kasar. Membolak-balikkan badan, sebagai tanda sedang kebingunggan.
"Kalau bisa kamu hilangkan jejaknya!"
Ucapan yang tidak masuk akal keluar semua dari mulutnya. Seketika ruangan menjadi hening dan terlihat serius. Satu orang yang salah, ketua bakalan kena imbasnya.
"Percuma kalau marah, tidak akan mendapatkan solusi!"
"Kumpulkan semua anggota, saya akan mengadakan rapat!" erang Adam mencopot jas dan dasi. Seketika ruangan menjadi panas dan sumpek. Sudah tidak memperdulikan itu siapa yang dihadapannya.
"Pak…
ANDROMEDA
Membuka Kasus Lama
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 75 Episodes
Comments