Menunggu kepulangan istriku tak kunjung juga datang, aku melihat jam sudah menunjukkan pukul 11.00 malam. Di mana rasa takut akan terjadi apa-apa dengan Ainun terus mengelilingi kepalaku, " Ahk, apakah ini yang dirasakan seorang wanita. Jika suaminya pergi sampai selarut malam ini. "
Ketiga anak-anakku sudah tertidur lelap, aku mulai berdiri beranjak pergi dari ranjang tempat tidur. Tubuh begitu terasa lemas, aku lupa mengisi perut.
Berjalan ke arah dapur, untuk segera menikmati makanan yang sudah dimasak ibu tadi sore, saat membuka tudung saji, masakan terasa dingin, membuat aku terpaksa menghangatkannya kembali.
Setelah semua terasa hangat, aku mulai menyuapkan makanan ke mulut, untuk menghilangkan rasa lemas.
Namun baru saja satu suapan aku masukkan ke mulut, si kembar menangis memanggil Ainun.
Dengan terpaksa aku menghentikan suapanku, untuk segera menghampiri si kembar.
"Kayla, kania. Kalian kenapa?"
Keduanya duduk, menangis memperlihatkan botol susu yang sudah kosong. " Kalian mau susu. "
Mengambil kedua botol susu, aku mulai mengisinya. Si kembar tetap menangis merengek tak sabar ingin kembali tidur.
"Tunggu sayang, papa datang. "
Berjalan terburu buru, untuk segera masuk ke dalam kamar anak anak, " Nih sayang. "
Anak anak kembali tertidur, setelah meminum susu yang aku buatkan.
Menatap jarum jam, sudah menunjukkan pukul dua belas malam, Ainun belum juga pulang.
Aku kembali lagi pergi ke dapur, untuk meneruskan makanku.
Duduk, dan rasanya sudah tak napsu lagi. Membuat aku menutupnya dan kembali untuk tidur.
Tok …. Tok.
Ketukan pintu terdengar nyaring pada kedua telinga, membuat aku berjalan sempoyongan untuk menghampiri pintu depan rumah.
Ceklek.
"Ainun, kamu baru pulang jam segini. "
Ia malah tersenyum dan masuk begitu saja, " Ainun. "
Panggilanku tak didengar olehnya sama sekali, membuat aku berjalan cepat menyusul Ainun. Menarik tangannya. " Ngapain saja kamu, hah. Pulang larut malam, gila kamu. "
Satu tamparan mulai dilayangkan olehku pada…
Bertukar Peran Dengan Istriku
Bab 8
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 79 Episodes
Comments
Siti Alfiah
istri itu pembantu yg tak bergaji.lanjutkan thorrr salam sehat selalu.
2023-06-07
0