"200520, itu passwordnya. "
Istriku mulai mengetik nomor yang aku sebut, dimana kedua matanya semakin membulat, bibir tipisnya terlihat mengkerut.
Membuat aku berusaha tetap tenang, walau berulang kali aku menelan ludah karena melihat ekspresinya.
"Sayang." Mencoba tetap berkata lembut, tiba dimana, ia menyodorkan ponselku.
"Sudah?"
Ainun menganggukkan kepala, tidak ada kemarahan yang ia perlihatkan padaku. Wajahnya tetap santai dan teduh.
" Ainun. "
Aku mencoba memanggil namanya, " Ada apa mas?"
"Ah, tidak!"
Ainun kembali melangkahkan kakinya, pergi dari hadapanku, ia menghampiri ibu dan ketiga anak anak.
Menghela napas, melihat layar ponsel.
Seketika kedua pipiku memerah menahan malu, melihat Ainun mengirim pesan pada Tari.
(Tari kamu ternyata gadis murahan.)
Aku mulai berjalan menemui istriku, dimana mereka sedang bercanda bergurau, apalagi Ainun tak memperlihatkan rasa bersalahnya sudah mengatai Tari sebagai cewek murahan.
"Kenapa, mas?" Pertanyaan dan raut wajah istriku malah membuat aku takut dan tak berani memarahinya, terlebih lagi di hadapan ibuku sendiri.
"Ada apa Reza, kok kamu malah diam saja. Kaya gelisah gitu!" timpal ibu padaku, dimana Ainun tertawa pelan. " anak ibu ketahuan chattingan sama gadis, dia takut jika gadis itu marah karena Ainun, mengatai gadis itu murahan. "
Ibu berdiri, setelah mendengar penjelasan dari Ainun. " Benarkah itu, Reza. "
Aku berusaha membela diriku, yang tak salah. Karena wajar saja seorang lelaki mengirim pesan dan saling bercanda dengan teman kantor.
"Benar bu, tapi kan hanya teman dan nggak ada hubungan apa apa, " ucapku, membuat ibu menggelengkan kepala.
"Sekarang ngomongnya kaya gitu, lama lama nyaman dan keterusan, apalagi ceweknya model kecentilan dan gampangan kayak gitu," Sindir Ainun kepadaku di depan ibu.
" JAGA UCAPAN KAMU. " Tak sadar aku malah membentakku, dimana ibu menjewer telinga dengan berkata. " Berani kamu membentak menantu ibu. "
"Ahkk, bu. Sakit, Reza hanya memberitahu Ainun agar tak lan…
Bertukar Peran Dengan Istriku
Bab 12
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 79 Episodes
Comments