Tari menggeserkan tubuhnya, menjauh dari hadapan Rendy. Ia takut jika lelaki berotot yang berada dihadapannya macam macam." Mau apa kamu?" Membentak Rendy, karena rasa takutnya Tari.
Perlahan Rendy tersenyum dihadapan Tari, membuka kain yang menempel pada tubuhnya. " Apa yang mau kamu lakukan?" pertanyaan Tari, tak mendapatkan respon sama sekali dari Rendy.
Berulang kali Tari menghindar dari tatapan Rendy, ia berusaha bangkit, namun tangan Rendy malah menahan kedua tangan Tari. " Mau kemana kamu? Sekarang kamu berada di genggamanku, jangan berharap kamu menolak keinginanku sekarang. "
Tari berusaha mengerahkan tenaganya. Untuk bisa menghindar, ia berusaha menggerakan kakinya juga. Untuk berjaga jaga, agar bisa menendang perut Rendy.
"Rendy, cepat menyingkir, atau aku akan berteriak. " melayangkan sebuah ancaman tapi tak berpengaruh sama sekali pada sang tuan rumah.
Lelaki berotot itu, mengusap rambut panjang milik Tari.
Tari yang berusaha menghindar membuat
Rendy semakin sengaja melakukan semua keinginannya, ia mendekatkan wajahnya pada wajah Tari. " teriak saja, tidak akan ada orang yang peduli. "
Saat tubuh Rendy semakin dekat, membuat posisi yang pas untuk Tari, wanita itu mencari kesempatan, menendang sesuatu yang berharga milik Rendy, brak.
"Ahk."
Rendy yang kesakitan, malah melompat, dan tubuhnya terkena meja hingga terguling.
Bangkit, Tari mulai kabur dari hadapan Rendy, " kemana kamu. " Mencoba memaksakan diri, walau sedikit meringis kesakitan.
Tari mempelihatkan rasa takutnya, ia menatap wajah Rendy yang terlihat marah besar padanya.
" Tari."
Teriakan Rendy, membuat Tari tetap fokus pergi, Rendy yang tak mau melihat kepergian Tari, kini berteriak kembali."Jangan pergi. "
Mengabaikan kemarahan Rendy, Tari berusaha membuka pintu kamar. Berulang kali, menekan clop pintu. Ternyata Rendy sudah mengunci rapat rapat pintu kamarnya, ia sudah tahu, akan ada hal yang terjadi.
"Sialan, terkunci lagi. " Menggerutu kesal, menendang pintu kamar dengan kaki…
Bertukar Peran Dengan Istriku
Bab 53
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 79 Episodes
Comments