Reza berusaha membangunkan anaknya, menggoyang-goyangkan tubuh Denis, di mana anak itu tak bergerak sama sekali. Perlahan mengangkat tubuh yang terlihat lemah, Denis masih bernafas.
Kayla dan Kania, duduk di samping sang papa, mereka menangisi Denis, yang tak mengeluarkan suara sama sekali.
Reza berjalan menuju pintu keluar rumah membopong anak pertamanya, " Denis. "
Memanggil-manggil nama Denis namun anak pertamanya itu tak sadarkan diri. " Denis."
Kuatir dengan keadaan anak pertamanya, Reza melangkahkan kaki begitu cepat, hampir meninggalkan kedua anak kembarnya.
"Kayla, Kania. "
Mendengar sang Papah memanggil si kembar, kedua anak itu berlari, menghampiri Reza.
"Ayo nak, kalian harus ikut. "
"Papah, tunggu. "
Keduanya melangkahkan kaki begitu cepat, mengikuti langkah kaki Reza. Masuk ke dalam mobil. Lelaki berbadan kekar itu merasa tak tenang, dengan keadaan anak pertamanya yang tak sadarkan diri.
Napas terasa sesak, saat melihat keadaan anaknya. Menyesal, karena sudah berani membentak Denis, sampai memukuli kedua kakinya.
"Denis, maafin papah. "
Cemas yang dirasakan Reza saat itu, berusaha tetap tenang, walau sebenarnya hati sudah tak karuan.
"Denis."
Selalu Reza memanggil nama Denis, perasaannya tak tentu," papah awas. "
Hampir saja, mobil menabrak pengendara motor, sampai kayla melihat keringat sang papah bercucuran, membuat anak kembarnya mengusap keringat itu berulang kali.
"Papah, jangan bengong. "
Menghela napas, Reza berusaha tersenyum di depan kedua anak kembarnya. " Ahk, iya. "
Kania ikut memperhatikan sang papah, mengusap rambut sang papah, " papah ingat pesan mamah, selalu tetap fokus. "
Nasehat dari anak pertamanya itu, seperti sebuah tamparan keras untuk Reza agar tetap sadar, jika anak anaknya masih mempedulikan keselamatannya.
Mengusap kasar wajah, Reza kini mengusap kembali rambut panjang milik kedua anak kembarnya itu.
"Iya, makasih, sudah mengigatkan papah. Kalian terbaik. "
"Ya sudah pah, ayo kita ke rumah sakit. "
Dengan penuh ke…
Bertukar Peran Dengan Istriku
Bab 71
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 79 Episodes
Comments