Bab 44

Aku mulai menjemput anak anak yang dititipkan di tempat bermain khusus, mereka begitu senang ketika melihat kedatanganku. 

"Papah."

"Kita pulang yuk. "

Ketiganya menganggukkan kepala, aku mulai menggendong Kayla dan Kania, sedangkan Denis jalan dengan memegang bajuku. 

"Papah, kok perginya lama?"

Denis terlihat kesal, bibirnya cemberut. " Ya papah sama mama banyak urusan jadi agak lama, kamu jangan marah. "

Denis berdiri, ia tak melanjutkan langkah kakinya, melipatkan kedua tangan. 

Aku yang sedikit kewalahan menangani sifat pemarahnya, mendekat dan bertanya?" Kamu kenapa lagi, Denis?"

Denis malah memalingkan wajah dari hadapanku, " Hey, nak. Kok kamu malah makin marah, kenapa?"

"Pah, kapan sih Tante Tari pergi dari rumah, Denis nggak betah tinggal sama Tante Tari."

Aku sudah menduga akan hal ini, jika Denis tak nyaman dengan keberadaan Tari di rumah. Apalagi Tari itu orang asing yang baru Denis kenal. 

"Nanti papah akan usahakan buat, Tante Tari pulang. "

Denis tampak senang dengan jawaban yang aku berikan, ia tersenyum lebar. " Beneran ya pah. "

Memegang bahu kecilnya, " Iya, Denis."

Sampai di pintu mobil, Ainun sudah menyambut ketiga anak anak. Iya dengan sigap mengambil Kayla dan Kani dari gendonganku. 

"Sini, nak. "

Sedangkan Tari tetap ada di dalam mobil, ia terlihat tak memperdulikan aku yang sedang kerepotan. 

Sepertinya, aku memang harus menceraikan dia. Tetapi bagaimana caranya mengambil surat tanah?

Naik ke dalam mobil, suasana terlihat hening. Semua tampak diam. Aku mulai menyalakan mesin mobil. 

Sampai di rumah, kami turun bersamaan. Tari yang dari tadi cemberut berjalan cepat masuk ke dalam rumah.  Aku yang melihat pemandangan itu kini berucap, " Kamu mau kemana?"

"Saya mau pulang ke rumah lah, kenapa memang!"

"Tari, sekarang aku ceraikan kamu. "

Tari malah tertawa terbahak bahak, dengan ucapanku, ia menyepelekan kata talak yang keluar dari mulutku ini. 

"Nggak salah, bapak berbicara seperti itu?"

"Tidak, ini sudah niatku!"

"Ya sudah kalau begitu, seka…

Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya

Download aplikasi
Terpopuler

Comments

Siti Alfiah

Siti Alfiah

udah jd pelakor,memalsukan sertifikat rumah orang,hahhahahahaha kasian banget tari menurut dia dah menang ingat tari diatas langit masih ada langit.hahahhahaha lanjutkan thorrr salam sehat selalu.

2023-06-24

0

lihat semua

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!