Brukk ....
Tari terkulai lemah di atas lantai, kedua mata terlihat samar samar menatap sosok itu.
Tubuh Tari di tarik paksa, dibawa ke sebuah tempat yang tak mungkin orang tahu.
Suster yang selalu dikatakan rese oleh Tari, kini datang ke ruangan wanita itu, melihat pintu sudah terbuka begitu saja.
"Kemana? Pasien Tari. "
Menatap pada atas lantai, tampak jejak keringat berceceran membuat sang suster sedikit menuntup mulut. Menundukkan badan, " apa mungkin dia melarikan diri. "
Rasa waswas menggebu pada hati, pikiran tak tentu arah, " bagaimana ini. '
Mencoba tetap tenang dalam rasa bimbang, suster itu kembali keluar dari ruangan, untuk memberi tahu sahabatnya.
"Gawat, pasien Tari tidak ada?"
Salah satu suster di sana terkejut, mendengar kenyataan yang dikatakan sahabatnya. " kok, bisa. Bagaimana caranya kita memberi tahu keluarga pasien.
"Entahlah, aku juga bingung. "
"Ada apa?"
Deg ....
Tanpa di duga, Reza datang mengagetkan ketiga suster yang tengah membicarakan kepergian Tari.
"Kenapa kalian malah diam. " Reza menatap ke tiga suster dihadapannya, mengusap pelan dagu. Nampak ketiga suster itu saling melempar sebuah kode pada teman temannya.
"Kenapa?"
"Ahk, tidak apa apa!"
Semuanya berpura pura menghindari pertanyaan dari Reza. Dimana mereka mulai berpamitan. " Kami permisi dulu. "
"Tunggu."
Langkah kaki kini terhenti begitu saja, ketiga suster itu membalikkan badan menatap ke arah Reza.
"Iya, kenapa pak?"
Reza melipatkan kedua tangan, lalu mendekat ke arah mereka, " siapa yang sudah menyuruh pasien Tari masuk ke dalam rumah sakit jiwa?"
Mendengar pertanyaan tegas Reza. Membuat ketiga suster itu diam membisu.
Lelaki berbadan kekar yang masih berdiri tegap, nampak tak sabar dengan jawaban ketiga suster dihadapannya.
"Kenapa kalian diam saja?"
Ketiganya menundukkan pandangan, mereka mulai mengakui kesalahan mereka karena sudah mengalihkan pasien Tari tanpa seizin keluarganya.
"Kami mengalihkan pasien Tari, karena mempunyai bukti, karena kegilaannya. "
Menghela…
Bertukar Peran Dengan Istriku
Bab 78
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 79 Episodes
Comments