" Walaupun dia tidak tahu, tapi dia yang sudah merusak rumah tanggamu dengan Ainun. "
Ibu mulai mengangkat tangannya, bersiap siap memukul Tari di depanku. Aku yang tak ingin Tari terluka, berusaha menahan tangan ibu dengan tenaga yang aku punya.
"Sudah cukup bu, jangan sakiti Tari. " Ibu menghempaskan tangannya, wajahnya penuh dengan amarah.
"Jika kamu terus membela wanita itu, jangan harap ibu akan mengakui kamu sebagai anak."
Deg ….
"Istighfar bu, jangan asal bicara, apa yang ibu katakan itu tidak baik . "
Ibu terdiam, ia seakan enggan menatap ke arah wajahku.
" Pak, saya pergi dulu. " kata pamit Tari, membuat ibu kini kembali bersuara. " Cepat pergi, aku muak lihat wajah kamu. "
"Bu."
Tatapan tajam ibu, kini menatap ke arahku.
"Ibu tidak suka ya, kalau kamu masih berhubungan dengan wanita itu. "
Aku pergi dari hadapan wanita tua yang menjadi ibuku, meninggalkan ruangannya tanpa kata pamit sedikitpun.
"Tari."
Mengejar Tari, membuat gadis itu menghentikan kursi rodanya. "Ada apa, pak?"
Tari menundukkan wajahnya, terlihat kesedihan pada kedua bola mata bulat itu.
Aku mulai menundukkan badan, menatap perlahan ke arah Tari. Mengangkat dagunya, " Kamu pasti sakit hati dengan perkataan ibuku."
Tari, mencoba melepaskan tanganku, ia menjawab dengan nada sedihnya, " Tidak pak, saya baik baik saja kok. "
Aku melihat kedua mata Tari, tampak berkaca kaca, tak segan membuat aku memeluknya.
Dimana sosok Ainun, sedang berjalan bersama seorang lelaki. " Siapa lelaki itu?"
Aku bertanya tanya dalam hatiku sendiri, melihat sosok lelaki itu bertubuh kekar dan berparas tampan.
Melepaskan pelukan, aku bangkit untuk berdiri, menghampiri Ainun dan lelaki itu, sedangkan Tari terus memanggil namaku. Namun aku abaikan karena rasa penasaran pada lelaki yang berjalan beriringan bersama istriku.
"Ainun."
Langkah kaki mereka seketika terhenti, saat aku datang menghampiri.
" Mas Reza. "
Aku mulai menunjuk pada wajah lelaki yang berada dihadapanku, dimana ia mengerutkan dahinya.
" Sia…
Bertukar Peran Dengan Istriku
Bab 19
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 79 Episodes
Comments