Bab 64

Panggilan telepon dimatikan begitu saja oleh Reza, dimana Tari yang masih berada di dalam ruangan menggerutu kesal. Ia hampir saja membanting ponselnya.

"Ahk, tahan tahan. Kamu tak boleh kesal Tari, sayang sekali ponsel kamu, kalau rusak gimana. "

Tari kembali menyalahkan tombol merah yang tak jauh dari hadapannya, untuk memanggil para suster membawakan makanan untuknya.

Karena cacing di dalam perut terus meronta ronta, membuat ia tak tahan menahan rasa lapar.

" Kemana mereka ini, saya diabaikan. Tanpa mereka membawa makanan ke ruangan ini."

Memencet tombol merah itu, sampai rasa kesal dalam diri tak terkendali. Tombol berwarna merah itu pada akhirnya rusak parah tak bisa digunakan lagi.

Dari tadi tidak ada respon sama sekali, membuat tubuh Tari terasa lemas karena belum terisi nasi sedikitpun.

"Kemana para suster itu. Mereka gila ya, membiarkan saya kelaparan. Lemas, lapar, ingin minum, lama lama kalau begini terus saya bisa mati kelaparan deh. "

Beberapa menit kemudian, ketukan pintu terdengar begitu keras dari ruangan Tari, " siapa lagi, ngetuk pintu kayak mau nagih hutang. Gila apa ya tuh orang. "

Tari mulai menjawab dengan berkata, " masuk. "

Pintu terbuka, tak ada satu orang pun yang masuk ke ruangan Tari, " loh kok, mana orangnya. "

Tari merasa penasaran sekali dengan orang yang mengetuk pintu ruangannya, " halo, siapa itu. "

Memanggil, Tari tak bisa berbuat apa-apa. Dia hanya bisa terduduk di atas ranjang tempat tidur, tanpa bisa turun.

"Sialan, siapa sih. Bikin orang parno saja."

Karena rasa penasaran, Tari mulai melemparkan barang, pada pintu di ruangannya.

Barang itu tidak bergerak sekali, membuat rasa aneh datang dari pikiran Tari.

"Halo siapa, jangan bercanda ya, kalau bercanda saya laporkan kamu ke polisi. " Ancam tari, dengan bersiap-siap memegang ponselnya, untuk segera menghubungi polisi, " Heh, siapa kamu. "

Berteriak kembali, akhirnya Tari menghubungi Reza bukannya polisi.

" Kalau polisi aku hubungi dan di rumah sakit ini tak ada apa ap…

Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya

Download aplikasi

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!