Motor diparkirkan di halaman rumah, dimana Denis berlari menghampiri Ainun yang sedang duduk di depan teras bersama ibu.
"Mama, mam. "
Wanita itu berdiri, berjalan menghampiri Denis. Memeluk anak pertamanya dengan begitu erat. Aku yang melihat pemandangan itu, merasa tak bahagia, Ainun terlihat tidak seperti Tari.
Penuh kelembutan sedangkan Ainun, banyak emosi dan selalu bersikap kasar padaku.
"Reza, dari mana kamu menemukan Denis?" pertanyaan ibu, membuat aku menjawab dengan memperlihatkan senyuman di hadapannya. " ini semua karena Tari, bu. Dia yang sudah menemukan Denis. "
Ainun melepaskan pelukan anaknya, kedua mata begitu penuh dengan air yang mengenang. " Tadi kamu bilang, Denis ditemukan Tari?"
"Iya, memangnya kenapa. kamu mau menyalahkan lagi Tari!"
Ainun mengerutkan dahinya, " jelas, aku akan menyalahkan Tari, karena awal Denis hilang karena kamu fokus berkirim pesan dengan wanita itu, lantas sekarang Denis ditemukan Tari. Pasti dia sudah menyusun rencana untuk semua ini. "
Plakk ….
Tamparan keras melayang dari tangan Reza untuk Ainun, " Reza, kenapa kamu tampar Ainun?"
Telunjuk tangan menunjuk ke arah Ainun, aku tak segan segan memarahi Ainun di depan ibu dan anakku.
"Karena dia sudah lancang berkata tidak baik pada Tari, bu. Jelas jelas Tari itu baik. "
"Jadi kamu lebih membela wanita itu daripada. Istrimu sendiri," timpal Ainun padaku.
"Iya." Urat leher aku perlihatkan di depan istriku, saking emosi dan tak bisa mengendalikan diri.
"Reza, istigfar nak, kamu sudah melukai hati istrimu demi membela wanita lain," nasehat dari sang ibunda terus terdengar dari telingaku.
" Ahk, sudahlah bu. Reza cape dengar ibu ngoceh terus. Sebaiknya Reza tidur saja. "
Aku berjalan pergi meninggalkan mereka berdua, dimana Denis berucap. " Mamah, nenek. Jangan marahin papa, papah nggak salah. Yang salah itu Denis, pergi tanpa izin, untungnya Denis ketemu bidadari cantik yang beliin Denis mainan dan juga makanan. "
Deg ….
Aku tersenyum lebar, dikala Denis memuji Tari.…
Bertukar Peran Dengan Istriku
Bab 15
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 79 Episodes
Comments