Rosie berdiri di tepi dermaga, memayungi matanya dengan tangan sembari menatap deretan kapal logistik yang tertambat rapi.
Di depannya, Abimanyu memimpin rombongan tamu istana dengan langkah yang tenang.
Matahari mulai menyengat kulit, memantulkan cahaya perak yang menyilaukan dari permukaan Sungai Amerta yang mengalir deras di bawah tebing istana. Udara di sekitar dermaga dalam terasa berat oleh aroma kayu basah, karat logam, dan keringat para kuli yang sedang membongkar muatan.
Abimanyu sesekali berhenti untuk menjelaskan fungsi dari setiap gudang penyimpanan yang dilewati. Namun, perhatian Rosie tidak tertuju pada penjelasan diplomatis Abimanyu.
Mata gadis itu sibuk memindai sambungan kayu pada lantai dermaga dan tumpukan material jembatan yang teronggok di sudut area konstruksi.
“Seperti yang Anda sekalian lihat, proyek Jembatan Barat ini adalah urat nadi baru bagi Indraloka,” ujar Mahesa Wirabumi dengan suara yang menggelegar, penuh dengan nada kebanggaan yang dipaksakan.
Dia berdiri di atas tumpukan balok kayu, menunjuk ke arah kerangka jembatan yang baru separuh jadi. “Kami menggunakan kayu jati terbaik dari hutan utara dan pengait baja tempaan khusus. Jembatan ini akan mampu menahan beban sepuluh kereta kuda sekaligus.”
Para saudagar lain manggut-manggut, memberikan pujian yang terdengar seperti hafalan. Baskara mengusap salah satu pilar kayu dengan senyum puas, sementara Sekar, sibuk mengipasi diri sembari mengeluhkan debu konstruksi yang mengotori kain sutranya.
Larasati berdiri tidak jauh dari Rosie, tampak sangat bosan. Dia terus-menerus merapikan rambutnya dan sesekali melirik Abimanyu, berharap pejabat istana itu bisa dia dapatkan ketika gagal merayu Ararya nantinya.
Di sampingnya, Nara berdiri diam seperti biasa. Namun, Nara tidak melihat ke arah jembatan, dia justru sedang memperhatikan Rosie yang kini mulai melangkah mendekati tumpukan batu fondasi.
Rosie berjongkok, menyentuh permukaan batu yang tampak sedikit berpori. Dia kemudian beralih ke tumpu…
Maaf Pangeran, Bawang Merah Ini Terlalu Savage
Fondasi yang Rapuh
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 201 Episodes
Comments
Sita Sakira
gak sabar bangett pertemuan arya sama rosie uhhhh ayoo thorr sering sering up hehehe semangat dan sehat selalu yaa
2026-03-09
0
apa sih u, sok kenal
2026-04-08
0