Warna biru cerah membentang tanpa awan, menciptakan kontras yang tajam dengan pilar-pilar batu hitam alun-alun utama istana yang kini dipenuhi oleh ribuan orang.
Aroma dupa cendana bercampur dengan wangi bunga melati yang segar, menguap di bawah sinar matahari yang mulai menghangatkan bumi. Getaran terompet perunggu yang ditiup serempak oleh para prajurit di atas tembok benteng menciptakan gema yang membuat jantung siapa pun berdegup lebih kencang.
Rosie berdiri di barisan depan rombongan saudagar pendatang, posisinya tepat di bawah naungan tenda sutra gading. Sesuai dengan arahan Ratih kemarin, dia mengenakan kebaya halus berwarna krem pucat dengan potongan pas badan yang memperlihatkan kedisiplinannya.
Rambutnya disanggul rendah dengan sangat rapi, hanya dihiasi bunga melati kecil di sisinya. Dia tidak memakai banyak perhiasan, hanya sebuah kalung emas tipis yang melingkar di leher, memberikan kesan anak saudagar yang tahu diri tapi tetap memiliki martabat.
Di sampingnya, Putih tampil sangat kontras. Adiknya itu mengenakan kebaya putih bersih dengan renda-renda halus yang melambai ditiup angin sepoi-sepoi. Putih memasang wajah paling polos dan lembut, seolah dia adalah perwujudan dari bunga teratai yang baru mekar.
Citra berdiri di belakang mereka dengan kebaya cokelat tua yang berat, membawa kipas kayu ukir sembari sesekali merapikan selendang anak-anaknya.
"Ibu, mengapa jantungku berdebar kencang sekali?" bisik Putih sembari meremas jemarinya sendiri.
Citra mengusap bahu Putih pelan, matanya tetap lurus ke depan. “Di tempat seperti ini, kamu bukan anakku. Kamu adalah wajah keluarga. Jangan mempermalukan kami!”
Rosie hanya mendengus pelan, matanya tetap lurus ke arah panggung tinggi yang masih kosong. Dia sibuk mengawasi beberapa anak saudagar kecil, termasuk Sari, yang berdiri tidak jauh darinya.
Anak-anak itu memegang nampan sesaji yang sudah disusun Rosie dengan rapi kemarin. Ratih memberikan kepercayaan kepada Rosie untuk memimpin barisan pembawa sesaji dari…
Maaf Pangeran, Bawang Merah Ini Terlalu Savage
Menyingkap Rahasia
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 201 Episodes
Comments
rasain km tih
2026-04-08
0