"Kau sudah dapat mahar untuk pernikahan kita?" tanya Soraya sepulang kerja.
Justin mengangguk dan menjawab, "Iya. Mahar kita emas dan berlian. 3 berlian Koh I Noor. Ini langka untuk ku cari dari tadi pagi."
Soraya kaget mendengar maharnya. Memakai berlian yang dipercaya pembawa sial di dunia untuk laki-laki. Ia pun memberitahukan hal ini pada Justin tentang berlian pembawa sial dan terkutuk itu.
Namun, Justin tidak percaya. Ia tertawa dan berkata, "Itu hanya cerita-cerita umum biasa. Jangan terlalu di pedulikan, Sayang! Lagipula, ini untuk mahar pernikahan kita, bukan untuk ku pakai jadi mahkota. Aku bukan keturunan Raja Inggris."
"Terserah apa katamu," balas Soraya dingin.
"Jangan terlalu dingin seperti salju kutub begitu, Sayang. Ini sudah sangat menggelegar hebat, bukan?"
"Yah...kalau itu yang kau mau, silahkan saja."
"Aku sudah tentukan juga tempat pernikahan kita. Di hotel Grensonyse."
"Oh. Bagus."
"Kau tidak terkejut?"
"Kenapa harus kaget? Biasa saja. Lagipula, aku sudah kenal lama dengan keluarga Grensonyse selama belasan tahun, kau tahu."
"Hebat!"
Soraya memutar bola matanya. Pemilik hotel itu sebenarnya adalah sahabat Soraya sejak masih sekolah dulu. Namanya Vera Grensonyse. Selain teman sekolah, ia juga teman sekolah seni sewaktu dulu. Namun ia lulus duluan dari sekolah seni itu.
Justin mengajak Soraya ke sebuah butik yang mewah untuk melihat baju pengantin pernikahan nanti. Soraya berkata, "Jangan terlalu mewah. Pakai saja baju tradisional adat daerah ini. Karena ini daerah Pasundan atau Sunda, kita pakai saja baju tradisional Sunda."
"Tidak mau baju pengantin Barat? Kau tetap memakai kerudung," tanya Justin.
"Tidak mau. Baju tradisional saja."
Justin menghela nafas panjang. Hingga ia berkata, "Baju pengantinnya yang mewah jaman sekarang saja. Tambah siger untuk di kepalamu nanti. Kerudungnya yang panjang menjuntai ke lantai."
"Bajunya, gaun?"
"Iya. Tapi tertutup, namun kau tetap memakai sarung tangan seperti aku. Aku akan berpenampilan tetap seperti seor…
Soraya
Eps. 6: MAHAR MEWAH DAN HATI YANG TERSAYAT
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 87 Episodes
Comments