(Perhatian! Episode ini mengandung unsur bullying yang tidak pantas untuk ditiru. Jadi, mohon ambillah hikmah dari awal hingga akhir cerita. Terima kasi**h!)
Beberapa tahun yang lalu...
Teriknya sinar matahari kota Jakarta yang begitu menyilaukan dan buat gerah. Dia mengibas-ngibaskan kerudung segitiga itu agar bisa menjadi seperti kipas. Namun, tetap saja membuatnya kepanasan. Tidak berhasil juga. Masih terasa gerah seperti di gurun Sahara, gurun pasir terluas di dunia.
"Ya Allah, panasnya!" keluhnya saat itu. Ia pun duduk di kursi besi trotoar jalan. Membuka tas dan mengambil sebuah buku catatan. Kemudian menjadikan buku itu seperti kipas.
Soraya, yang saat itu masih belum mengganti namanya. Namanya masih Soraya Dewi. Akan tetapi, orang-orang memanggilnya Dewi. Entah itu di lingkungan keluarga, maupun di luar lingkungan keluarga. Sampai akhirnya, ia menemukan seorang bapak-bapak yang menjual es krim kecil. Soraya membelinya dengan harga seribuan.
Gadis cantik berkacamata itu duduk sambil menikmati es krim kecilnya. Setelah habis, barulah ia lanjut berjalan kembali. Sekarang dalam perjalanan pulang ke rumah.
...***...
Sesampainya di rumah, Soraya mengucapkan salam pada ibunya. Ibunya datang dan menjawab salam putrinya. Segera saja ia tawarkan makan siang untuknya.
"Nanti saja, Bu. Aku baru habis makan es krim barusan di jalan. Habisnya, udara Jakarta jauh lebih panas hari ini daripada biasanya," balas Soraya. Sambil duduk rebahan sebentar di sofa ruang tengah. Lalu mengatur nafasnya.
"Ya sudah kalau begitu. Kalau mau makan, langsung saja ke ruang makan, ya!" ujar ibunya.
"Ya, Ibu. Aku ke kamar dulu."
Ibunya tersenyum dan mengangguk. Soraya segera naik ke lantai atas.
Di kamarnya yang mewah dan luas bak kamar hotel bintang lima, Soraya langsung membuka tas, kerudungnya, sepatu, lalu berbaring sejenak di kasur.
Ia mengambil remote AC, dan menyalakan AC-nya. Setelah diatur suhu dingin AC yang ia inginkan, mulailah ia bersantai. Agar tidak sepi, Soraya mengambil ponsel…
Soraya
Eps. 41: KENANGAN KEMBANG API TAHUN BARU DI MASA LALU (Part 1)
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 87 Episodes
Comments