{Catatan penulis: Perhatian! Episode ini mengandung adegan dewasa usia 21 tahun ke atas. Mohon anak-anak dan remaja dilarang membaca episode ini! Terima kasih atas pengertiannya!}
Adzan subuh membangunkan Soraya dari tidurnya. Ia harus segera sholat. Tapi terkejut melihat Justin ketiduran di kasur juga. Ada di sebelahnya. Bahkan malah sambil memeluknya di bagian pinggang.
Soraya melihat Justin tertidur lelap. Setelah ia bermimpi melihat Justin yang masih kecil hingga dewasa. Sepertinya dimensi alam mimpi berjalan sangat cepat, meskipun ceritanya panjang kali lebar. Seperti buku cerita novel atau naskah drama yang berlembar-lembar halamannya.
"Rasanya, semua seperti nyata. Itukah masa lalumu dulu sehingga kau jadi jahat? Dan punya dendam kuat pada Victory?" gumam Soraya pada Justin yang masih tertidur pulas. Masa lalunya sangat menyedihkan. Yang paling menyedihkan di hari kematian ibunya yang tragis. Mati karena keinginan sendiri.
Rambut putih keperakan Justin yang panjang dan terikat itu menjulur ke kasur. Soraya menyentuh rambutnya perlahan, lalu memegangnya. Dan mendekati wajahnya pada muka Justin. Wajah tampan dingin yang terkadang jahat, terkadang baik itu tertutup rapat.
Dendamnya pada Hugh karena wilayah kekuasaan. Ayahnya yang memilih Hugh sebagai anak adopsi, untuk di jadikan pemimpin mafianya. Sedangkan Justin malah seperti sampah yang terabaikan. Dan dendam untuk Victory berawal dari masa sekolah dulu.
"Ternyata, kau anak korban bully, ya? Sebenarnya, aku juga sama. Anak korban bully di sekolah," gumam Soraya lagi. Ia mengusap rambut Justin yang panjang itu perlahan, dan meninggalkan kasur untuk sholat subuh.
...***...
Di mansionnya Victory...
"Perkembangan hotel Syifayana Family yang kita miliki sekarang ini mulai menurun drastis, Tuan Victory," lapor asistennya.
Victory melihat kertas laporan di kursi kerjanya. Melihat hasil begitu turun. Tamunya tak banyak yang datang.
"Secepat itu turunnya?! Kau tahu, 'kan?! Itu dijuluki 'Hotel Agung' bekas milik manta…
Soraya
Eps. 54: SELAMAT BERJUANG!
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 87 Episodes
Comments