Soraya menuju ruang kerja Justin. Dulu tempat duduk itu di kuasai Justin. Dan sekarang untuk sementara di dalam genggaman Carson. Entah kapan Justin bebas dari kurungan jeruji besi.
Ia teringat kalau Xion pernah bermimpi, memeluk seorang pria asing, tapi tampan, baik hati, namun setengah berbulu, telinganya di atas kepala, berekor, kukunya runcing cakar, dan taringnya tak sewajar taring manusia. Tapi lebih kepada gigi taring vampir.
"Dia pernah memimpikan bertemu Justin," gumamnya halus.
Shella yang menemaninya untuk bantu jalan agar tidak jatuh, membalasnya, "Begitukah? Kemungkinan besar, Tuan Muda Xion akan tahu secepatnya kalau ayahnya bukan manusia biasa.".
Soraya menghela nafas pelan. Ia pun mengangguk dan mengucapkan satu kata, "Benar.".
Kali ini, ia harus kembali ke kamar. Di kamar, masih sepi sekali. Semuanya di kantor Hugh, termasuk Carson. Apalagi Carson, sulit untuk ada di sisinya sejak pertengkaran hebat di paviliun waktu itu.
Wanita itu dengan lemah berbaring dan berkata, "Shella! Ambilkan arloji Justin. Yang biasa dia pakai kalau tugas tembak dan meeting hotel!".
Shella menurut. Ia segera ke laci yang cukup besar di sebelah kanan lemari pakaian Justin dan Soraya. Di dalam laci itu, Shella ambil salah satu arloji pribadi Justin. Laci khusus penyimpanan arloji Justin, karena pria berambut putih perak panjang itu pecinta arloji. Namun, hanya satu yang sering ia pakai sekarang ini jika bertugas.
"Ini, Nyonya!" serunya lembut dan sopan, sambil memberikan arloji itu pada Soraya.
Dengan tangan sedikit kaku, Soraya mengambil arloji itu. Arloji kesayangan Justin satu-satunya adalah ini. Arloji terlangka dan termahal di dunia. Hanya orang-orang berada dan terhormat yang mampu memilikinya.
Arloji itu beli di Jakarta saat Justin ada tugas dinas soal hotelnya Soraya. Momen setelah Victory tewas dibunuh, dan Soraya menemukan arloji yang bermerek kesayangan Justin. Dari sebelum pria itu di penjara, arlojinya masih berfungsi dengan normal. Waktu jam dan tanggal masih…
Soraya
Eps. 84: BENDA PALING BERHARGA
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 87 Episodes
Comments