Meskipun Justin ada kesalnya karena cemburu melihat adegan dansa Soraya dengan Carson, tapi ia sembunyikan hal itu. Karena ia masih kuat untuk melakukannya.
Namun ketika hendak ke ruangan Soraya, tiba-tiba Hugh menghalangi jalannya di koridor. Keduanya sambil merokok yang masih berasap. Hingga tiba-tiba, Hugh menyeringai dan menjelaskan.
"Carson mencakar istrimu."
Justin terkejut mendengarnya. Ia teringat akan kelemahan Carson. Marah, Justin membuang batang rokoknya dengan cara dilempar, hingga rokoknya mati sendiri di lantai.
"Dia sudah tidak waras. Pasti ingin anak juga. Dasar lemah!" serunya geram.
"Mau memarahinya? Jangan libatkan aku," ucap Hugh santai. Kemudian menghisap rokoknya kembali.
"Sudah tahu kelemahannya, kenapa tidak kau cegah?"
*GYUUUT!*
Justin mengepalkan tangannya. Makin geram. Hugh menyemburkan asap rokok dan melempar batangnya juga ke lantai hingga rokoknya pun mati sendiri. Lalu tersenyum, menyeringai licik.
"Itu 'kan tangan kananku. Kenapa harus ku cegah?" jawab Hugh dengan nada menantang biasa.
Justin semakin marah. Namun, ia berusaha untuk meredakan panas amarahnya. Ia melihat wajah Hugh dan berkata, "Ingat ancamanku untukmu, Kawan lama. Jika kau menjatuhkan air matanya setetes saja, nyawamu melayang di tanganku."
Hugh tertawa kecil. Ia balik ancam, "Dan ingat juga ancamanku, Justin. Jika kau menyakiti fisik, mental, maupun hatinya, nyawamu taruhannya."
"Kita lihat siapa yang menang nanti. Dan ku beritahu satu hal, aku tidak menjadikan Soraya boneka."
"Nampaknya kau kurang jujur padanya, Justin."
"Kau dan asistenmu yang gila gairah padanya. Jujur saja."
"Terserah kau mau percaya atau tidak. Kau lebih banyak membuang-buang waktu memang. Sejak dulu, hingga sekarang."
Hugh pergi setelah pamit. Justin masih juga berdiri di koridor. Hingga ia lanjut jalan, dan menuju ruangan Soraya. Namun begitu masuk, Soraya tidak ada di ruangannya.
"Apa mungkin..." Justin menduga-duga. Segera ia ke kamar mandi wanita.
Benar saja. Soraya ditemukan disana. Mual d…
Soraya
Eps. 31: LIHAT AKU DAN DENGAR AKU!
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 87 Episodes
Comments