Wajah kembali serius pada Soraya, yang kini tengah menghapus tinta yang melentikkan bulu matanya dengan tisu basah. Segera Justin memeluk erat Soraya dan berkata, "Kamu sama Carson dan Dennis, tunggu di ruang tamu, ya! Aku dan Hugh akan berkemas. Kita harus segera pulang."
Soraya terkejut dan bertanya tak percaya, "Hah? Hari ini juga?"
"Iya, hari ini juga. Kita harus balik ke Bandung."
"Kenapa?"
"Nanti kita jelaskan. Sekarang Carson, kamu gendong Soraya ke ruang tamu bersama Dennis! Kita akan segera kabur dari sini," pinta Hugh tegas.
Carson menggendong tubuh Soraya perlahan, dan membuatnya duduk di kursi tamu. Di ikuti Dennis dari belakangnya. Sementara Justin dan Hugh dengan cepat mulai mengemas barang-barang mereka untuk segera pergi dari sana.
Soraya masih sangat penasaran dengan apa yang terjadi sebenarnya. Tapi ia tak mau mengurusnya lebih lama dengan mengusiknya.
Barang-barang seperti pakaian, sabun, sampo, handuk, dan sepatu juga sudah bersiap di koper. Justin membantu Soraya untuk memakai sepatu high-heels-nya meskipun tubuhnya masih harus digendong. Soraya masih belum mau bertanya.
Barulah saat sudah dalam perjalanan kembali ke Bandung, Soraya mulai bertanya pada Dennis yang duduk di sebelah kanannya.
"Dennis. Sebenarnya ada apa sih ini? Kenapa kalian nampak panik dan tegang."
Dengan terpaksa Dennis menjawab, "Kita diincar. Daripada nanti bisa-bisa merenggut nyawa, jadi lebih baik kita balik ke Bandung. Pengincarnya tahu kita di villa itu. Dan terus akan datang lagi selama kita masih di sana."
"Pengincar? Maksud kalian... Victory?"
Justin yang menyetir mobil secepat mungkin dengan berhati-hati mengangguk dan menjawab, "Iya, Sayang. Kemarin 'kan dia yang menceburkan dirimu ke kolam renang villa. Dia pasti akan terus mengincarmu dengan mudah selama kita di villa. Dia tidak akan berhenti. Karena itu, kita hanya 1 malam saja di sana."
"Apa kalian sudah tahu, bagaimana bisa Victory tahu kalau kita semua di sana?"
"Itulah masalahnya, Soraya Cantik kami! Kami mas…
Soraya
Eps. 46: ARTIS PENGUNGKAP YANG TERSEMBUNYI (Part 1)
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 87 Episodes
Comments