"Terima kasih!" ucap Carson santai. Hingga ia menghindar dan mundur jauh. Kemudian keluar dari kamar Soraya.
Soraya mengingat yang ia lakukan pada Carson barusan. Rasanya campur aduk di hati dan otaknya, antara senang dan sedih. Sedihnya seperti orang yang merasa berdosa.
Carson keluar kamar dengan jalan santai biasa. Menyalakan rokok sambil jalan, dan menuju ke balkon. Merokok sendirian di balkon mansion, hingga setiap hisapan rokok ia semburkan asapnya.
Dari belakang, terdengar suara yang familiar. Ini suaranya Dennis. Si muscle ini mendekatinya dengan jalan tegas sambil mengikat rambut gondrongnya.
"Belum ada obrolan lagi dengan dia?" tanya Dennis berdiri di sebelah kiri Carson.
"Kau dengar obrolan singkatku dengannya?" Carson balik tanya dengan dinginnya, lalu kembali hisap rokok.
"Bukan dengar. Aku hanya tahu dari Boss, kalau kau mau bicara dengan dia."
"Jika hanya sekedar mau ikut campur, sebaiknya pergi sekarang. Balik ke kamarmu."
"Baiklah, terserah apa katamu. Tapi, jangan cemburu aku akan mengobrol dengan dia. Karena dia sedang membutuhkanku sekarang."
Dennis pun jalan dengan santainya masuk lagi ke mansion dari balkon. Jalan gagah masuk untuk jalan menuju kamarnya Soraya. Seperti yang sudah dijanjikan kalau Soraya membutuhkannya. Namun, karena kerja dia baru bertemu lagi dengannya.
Carson terdiam saja. Nikmati rokoknya dengan tenang, meskipun sebenarnya hatinya mau meledak. Meledak marah.
...***...
Di kamarnya, Soraya sudah didatangi Dennis. Dengan lembut pria berotot kekar itu bertanya, "Ada yang bisa aku bantu? Bukankah kau butuh bantuanku?"
Soraya melirik Dennis. Terlihat pria yang rambutnya gondrong diikat kuncir kuda di belakang itu sudah di depan matanya. Wanita itu dengan lemas menganggukkan kepalanya.
"Aku mau tanya. Menurutmu, Carson orangnya bagaimana, sih? Kau lebih lama dariku dengannya dan Hugh," jawab Soraya to the point.
Dennis mengatur pernafasannya dalam-dalam dan suara di kerongkongan juga. Menjawab dengan hati-hati.
"Carson, orang yang…
Soraya
Eps. 82: AKU SALAH APALAGI PADAMU?
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 87 Episodes
Comments