Dalam perjalanan pulang...
Justin menyetir mobil sendiri sambil kepikiran ucapannya pria itu. Entah kenapa ini membuat kepala merasakan sesuatu yang ada sedikit rasa sakitnya. Sakitnya bahkan seperti sampai ke dada hingga membuatnya sedikit sesak nafas.
"Kenapa? Ada apa denganku ini? Apa yang terjadi?!" gumamnya dalam hati. Otaknya mulai ditumbuhi berbagai pertanyaan bertubi-tubi. Tanda tanya raksasa seolah-olah menimpa otaknya. Menimpa kepalanya sampai serasa mau pecah.
"Tidak bisa. Ini tidak bisa dibiarkan! Aku akan menghisap rokok lagi nanti di rumah," gumamnya.
...***...
Sesampainya di rumah...
Justin segera mencari Soraya. Tapi tidak dengan memanggil. Ia mencari hingga ke kamar. Pada awalnya, penuh percaya diri karena akan memberikan kesenangan pada istrinya. Untuk urusan rokok atau minum anggur 🍷, biar itu nanti saja. Siapa tahu, melihat Soraya bisa jauh lebih menjernihkan isi kepalanya.
Namun saat masuk kamar, terlihat Soraya sudah tidur lelap. Akan tetapi, posisi tidurnya sambil duduk di kasur. Tangannya memegang sebuah buku yang cukup tebal. Justin mendekati istrinya, dan melihat buku yang Soraya baca. Nampaknya, itu buku bacaan cerita novel.
"Apa ini novel? Judulnya apaan?" tanya Justin pada dirinya sendiri. Ia mengambil perlahan buku itu dari tangannya Soraya. Namun sebelum melihat judul buku itu, Justin membuka kacamata minusnya Soraya terlebih dahulu. Lalu mengatur posisi tidur sang istri agar tubuhnya terasa nyaman. Terakhir menyelimuti setengah tubuh Soraya.
Justin membawa satu kresek buah salak pondok yang Soraya inginkan. Sedikit kecewa sebenarnya karena terlambat memberikan apa yang istrinya idamkan di kehamilan pertamanya ini. Justin meminta Shella untuk memasukkan saja buah-buahan itu ke kulkas, supaya bisa dimakan besok dan tidak busuk. Justin tahu, buah salak pondok itu mudah busuk, tidak bertahan lama.
Masuk ke ruang kantornya, Justin terduduk pelan. Menyalakan api untuk rokoknya.
*CETREK-CETREK-CETREK!*
*KREEEK!*
*BRUUUSH!!!*
Lalu menuangkan…
Soraya
Eps. 36: SEPATU HAK TINGGI BERLIAN DAN OXFORD HITAM
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 87 Episodes
Comments