Soraya mengambil ponsel setelah dia tidur siang. Ternyata rasa galaunya membuat dia ketiduran. Dan begitu bangun, ia ambil ponsel untuk kirim pesan pada Shella.
["Shel! Bawakan aku minum. Aku haus. Jangan lupa juga panggilkan Hugh atau Dennis. Ah! Dennis saja, suruh ke sini. Terima kasih."]
Shella yang sejak tadi di rumah kaca bersama Pak Ahong (tukang kebun baru, berusia 46 tahun), melihat ponselnya. Ia melihat pesan dari majikannya itu. Setelah baca pesan, ia segera pamit.
"Pak Ahong! Punten, saya mau bantu Nyonya dulu. Minta diambilkan minum katanya."
Pak Ahong yang tengah menggunting rumput, beliau menjawab, "Oh, iya. Silahkan! Hati-hati, ya!"
"Iya, Pak. Permisi!"
Shella segera keluar rumah kaca, dan kembali ke mansion. Ia juga mencari-cari Dennis. Tapi ternyata sedang tidak ada di sini.
"Apa Mas Dennis masih di kantor Tuan Hugh, ya?" tanyanya pada diri sendiri.
Takut ditunggu lama, Shella segera ke dapur mengambil air minum pesanan Soraya. Ia mengambil air putih hangat. Hingga terlihat pelayan wanita lain, Bu Rena.
"Neng Shella. Itu buat Nyonya Soraya?" tanya Bu Rena.
Shella meliriknya dan menjawab, "Oh! Iya, Bu. Punten, ya. Takutnya beliau nunggu kelamaan. Kasihan!"
"Ya sudah, atuh. Silahkan!"
"Iya. Punten, ya, Bu!"
Shella segera menuju tangga untuk menuju di lantai atas. Hingga sampailah ia di kamar Soraya.
*TOK-TOK-TOK!*
"Masuk!" seru Soraya dari dalam. Shella tanpa berlama-lama lagi segera masuk.
*CKLEK!*
*KRIEEET!*
"Maaf, Nyonya! Saya kelamaan. Banyak ditanya sama Pak Ahong dan Bu Rena tadi," Shella segera meminta maaf, dengan rasa bersalah yang tinggi.
Soraya mengambil gelas air putih itu dengan tersenyum kecil dan membalas, "Tidak apa-apa. Aku mengerti. Tapi, mana Dennis?"
Shella terdiam sejenak, namun ia menjawab dengan rasa tanggung jawab, "Beliau mungkin masih di kantornya Tuan Hugh. Soalnya saya cari-cari pun tidak ada. Saya panggil tidak muncul."
"Oh! Baiklah. Terima kasih sudah bantu saya."
"Sama-sama, Nyonya."
Soraya simpan lagi minumannya di meja…
Soraya
Eps. 81: CIUM AKU, SAYANG!
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 87 Episodes
Comments