Di kantor, Soraya mencatat sambil ditelepon oleh seseorang. Tentang pertemuan dengan seorang pria yang akan menjanjikan kerja sama dengan perusahaannya Hugh.
"Baik, nanti saya sampaikan pada beliau. Sama-sama, Pak. Selamat siang!" ucap Soraya sopan dengan senyuman kecil, dan menutup teleponnya di meja.
Dan langsung saja ia menelepon Hugh untuk memberitahukan jadwal rapat berikutnya. Karena akan di adakan setengah jam lagi. Akan tetapi, Hugh mencegah Soraya agar tidak menutup dulu teleponnya.
"Lho, kenapa memangnya, Tuan? Ada yang bisa saya bantu?" tanya Soraya heran, tapi tanpa menaruh rasa curiga.
Hugh dengan tenang menjawab, "Ada yang ingin aku bicarakan denganmu. Aku akan ke ruanganmu."
"Ada apa memangnya?"
"Kau akan tahu sendiri."
"Tapi, Tuan..."
*TUUUT-TUUUT-TUUUT!*
Ucapan Soraya terpotong dengan suara telepon yang sudah diputus hubungannya oleh Hugh. Soraya menatap lubang gagang telepon itu dengan raut wajah heran. Curiga mulai muncul sekarang.
Setelah menutup teleponnya, Soraya mulai bertanya-tanya. Bukan apa-apa. Tiba-tiba perasaannya seperti tidak enak. Namun, ia berusaha menenangkan diri dan menghilangkan rasa buruk sangkanya.
"Tuan Hugh tak akan melakukan hal yang buruk-buruk padaku. Aku harus yakin itu," gumamnya sambil mengusap dadanya.
Hingga akhirnya...
*TOK-TOK-TOK!*
Suara pintu ruangannya terdengar. Itu sudah pasti Hugh sudah datang di depan ruangannya.
"Masuk!" ucap Soraya mengizinkan Hugh untuk masuk.
*CEKLEK!*
*KRIEEET!*
Pintu terdengar dibuka. Benar saja, Hugh terlihat di depan mata Soraya. Dan berjalan mendekatinya. Pria itu mendekat dengan raut wajah senyum biasa.
"Oh iya, sebentar!" katanya mengingat sesuatu.
Hugh malah balik ke pintu. Dan ternyata ia berniat menutup pintu ruangannya Soraya.
*KRIEEET!*
*BLAM!*
Hugh kembali ke Soraya. Pria itu mendekati sekretarisnya, lalu melihat layar monitor komputer.
"Apa semuanya baik-baik saja?" tanyanya halus.
Dengan tenang namun setengah waspada, Soraya menjawab, "Iya, Tuan. Semuanya baik-baik saja. Da…
Soraya
Eps. 16: PRIA PENENANG DAN PRIA PEMANAS
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 87 Episodes
Comments