{Catatan penulis: Perhatian! Episode ini mengandung adegan kekerasan sadis dan sindiran pedas keras yang pernah terjadi di kenyataan. Mohon ambil hikmahnya dan tidak untuk ditiru! Terima kasih!}
Di lapangan pertempuran...
Tim mafia Justin siap melayani tim mafia Victory. Keduanya sudah bersiap. Namun, Victory tertawa geli melihat Justin bersatu dengan tim mafianya Hugh yang sedikit.
"Oh! Mengemis-ngemis minta tolong ke tim musuh, ya? Lucu sekali," ucap Victory mengejek lalu bertepuk tangan pelan.
"Kalau mau jadi badut, bukan disini, Victory!" seru Hugh geram.
"Kau membelanya? Wauw! Hebat! Saudara angkat sekaligus mantan teman lama satu tim mafia dulunya rupanya masih saling menyayangi," balas Victory kembali tertawa.
Mendengar ucapan itu, Justin serasa ditusuk dadanya. Teringat akan masa lalunya ketika The Don akan menyerahkan kekuasaannya pada Hugh sepenuhnya. Bukan pada dirinya.
...***...
Di hari itu...
"Ayah! Ayah benar-benar akan menyerahkan mahkota kekuasaan mafia sepenuhnya pada Hugh? Itu sangat tidak setuju denganku!" seru Justin. Masuk ruangan ayahnya tanpa permisi.
"Ayah memberikan pada yang benar, Nak. Bukan pada orang yang salah," jawab The Don dengan santainya. Membelakangi putra bungsunya.
"Ayah bilang itu 'orang yang benar'? Dia cuman anak pungut, Yah! Anak adopsi yang dibawa dari Jakarta kemarin!"
"Tidak peduli dia anak kandung atau anak pungut di kolong jembatan sekalipun. Tetap kekuasaan ini akan Ayah serahkan padanya."
"Ayah tidak adil! Apa Ayah lupa hari itu? Sewaktu kecil, aku mati-matian membela Ayah agar dapat kekuasaan sebagai pemimpin pasukan mafia. Bukannya Paman Gober!"
The Don membalikkan badannya. Ia mendekati Justin dan berkata, "Aku bukan lihat cara menembak mati salah atau benarnya. Tapi melihat sikapnya. Nampaknya, kalau kau jadi pemimpin mafia, kau akan menjadi pemimpin yang kasar dan brutalan seperti preman pasar atau jalanan."
"Aku bisa jadi yang terbaik. Menjaga sikapku," Justin membela diri.
"Tidak. Firasat orang tua jauh lebih t…
Soraya
Eps. 55: BERTAHAN HINGGA AKHIR (Last Episode)
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 87 Episodes
Comments