Saat jam istirahat Abbey menuju ke toilet sendirian, tiba - tiba saja dengan cepat Gibran datang dan menghentikan nya. Ia melihat sekitar nya dan membawa Abbey kedalam toilet dan menguncinya.
"kamu mau ngapain gibran? jangan macam - macam sama aku!" teriaknya.
gibran memojokkan Abbey ke tembok - tembok dekat bersebelahan dengan pintu keluar toilet luar dan menempelkan kedua tangannya itu Kedinding tembok tepat ditengah - tengah keberadaan Abbey.
Gibran mendekatkan bibirnya ke telinga Abbey, "jika Lo berusaha kabur ataupun berteriak, Lo akan tahu akibatnya" bisiknya disana membuat suara nafas gibran terdengar dari telinga Abbey.
Abbey yang mendengar nya bergidik ngeri, "mau apa lagi sih? anggap aja kejadian tadi tidak pernah terjadi dan aku sudah maafkan kamu... kalau gitu lepasin aku ya, pliss..." mohonnya dengan lembut.
Gibran mencoba untuk jahili Abbey dengan puas, ia menaikan dagu Abbey wajah mereka saling berhadapan membuat Abbey menelan ludah nya.
"kita hanya berdua disini loh, jadi-" bisik nya,
membuat Abbey bergidik ngeri pikiran nya begitu melayang - layang.
Abbey mendorong tubuh gibran dan sedikit menjauh dengannya, "hei, awas saja kalau ingin macam - macam dengan ku nanti-" ucapan abbey terpotong.
"nanti apa? maksud mu-" canda nya, tetapi untungnya dari luar seseorang mengetuk pintu membuat nya terasa lega akhirnya bisa keluar dari sana.
"siapa didalam?! kenapa pintunya dikunci?! hello!" teriak seseorang itu sambil mengetuk pintu itu.
"tol-" belum saja Abbey akan meminta tolong kepada seseorang itu segera Gibran menutup mulut Abbey dengan tangannya dan membuka kunci pada pintu itu dan membawanya bersembunyi di dekat tembok - tembok yang sempit itu karena disana tempat paling gelap jadi aman tidak ada yang akan mengetahui keberadaan mereka.
"Kya, ngapain harus aku" umpat nya.
Mereka saling berhadapan satu sama lain, disana sangat begitu sempit untuk mereka berdua. Apalagi wajah mereka begitu sangat berdekatan dan nafas mereka merasakan antara satu sama lai…
Pernikahan Pewaris Tunggal
Part 6
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 237 Episodes
Comments