Setelah mama Ratna berbicara panjang lebar dengan Abbey hanya berdua. Sedangkan gibran diperuntukkan sementara diluar bersama dengan kedua teman Abbey.
"Gib, Miranda dan Dika kalian masuklah Abbey sudah memaafkan mu," Ucap mama Ratna yang kini mulai keluar dari pintu.
"Benar Tante?" tanya Miranda tiba - tiba jantungnya berdetak lebih kencang itu kini kembali normal.
"Ayo dik, kita masuk.." Ucap Miranda menarik lengan temannya itu masuk kedalam menemui Abbey yang kini masih terbaring di ranjang pasien sedangkan disebelah kanan yang agak jauh dengan tirai yang terbuka ditengahnya disana terbaring Lea yang masih tak sadarkan diri. entah kapan ia akan terbangun.
"Bagaimana kabar mu?" tanya Abbey kepada temannya Miranda.
"seharusnya aku yang menanyakannya bukan dirimu, bagaimana kabar mu? apakah kamu sudah baikan? apakah bayinya tidak kenapa - kenapa?" tanya Miranda yang kini matanya tertuju kearah perut Abbey.
"Iya aku sudah baikan, besok juga sudah balik kerumah. dan bayinya baik - baik saja sekarang." Jawab Abbey dengan tersenyum kepada kedua temannya itu.
"Abbey maaf masalah kemarin aku ngak tahu kalau kamu sudah menikah," Kini Dika memberanikan diri nya untuk berbicara dengan Abbey orang yang kini ia cintai. Ini kedua kalinya ia berbicara dengan Abbey, seingatnya terakhir kalinya saat Abbey menyatakan cintanya Beberapa tahun yang lalu dan ia lupa.
"Aku sudah memaafkan mu kok.. oh ya kata mama kalian beneran takut ya ketemu sama aku..?" tanya Abbey mengalihkan pembicaraan nya sebenarnya ia masih gugup berbicara dengan Dika.
"Eh itu--- itu" Jawab Miranda gugup ia begitu sangat malu.
"Hahaha kamu ada - ada saja, kenapa harus takut sama aku? memangnya aku mau memakan mu?" ledek Abbey membuat semua orang disana tertawa.
"Usttt, kalian jangan berisik lihatlah Lea sedang tertidur lebih baik kita berbicara berbisik saja." Ucap Abbey dengan nada pelannya.
"Astaga kami lupa, hehehe" Miranda menggaruk kepalanya yang tak gatal itu dengan ekspresi wajah Cegegesan.
Sedangkan mama…
Pernikahan Pewaris Tunggal
Part 152
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 237 Episodes
Comments