"Nak sini duduk disamping mama, lihat siapa yang datang" Ujar Mama Ratna dengan menepuk sofa disebelah nya itu dan menatap kearah kedua tamu yang ada dihadapannya.
"Iya ma," Jawab Abbey ragu.
"Hai Abbey apakah kamu masih ingat kita berdua?" tanya Miranda kepada abbey yang hanya memaksakan senyumnya.
"I--iya aku ingat, kalian teman SMP ku Miranda sama Dika." Ucap abbey.
"Kalau begitu mama tinggal dulu, kalian mengobrol aja dulu. Tante tinggal sebentar kebelakang." Ucap mama Ratna beranjak dari sofa.
"Iya Tante." Jawab Dika dan Miranda berbarengan.
Setelah kepergian mama Ratna hanya diantara ketiga teman baru saling bertemu itu disana. Mereka saling berdiam tanpa ada suara dari mereka, setelah sekian lama bertemu membuat mereka begitu sangat canggung berbeda dengan Dika yang jarang sama sekali berbicara dengan Abbey apalagi ingin bertemu dengan Abbey sekarang. Ini semua paksaan dari Miranda siapa lagi teman yang selalu bersama nya setiap saat, menyebalkan.
"ehm. bagaimana dengan kabar mu Abbey, kami lihat kamu semakin cantik aja. banyak perubahan dalam dirimu," Tiba - tiba Miranda memecahkan keheningan diantara mereka.
"I--iya." Jawab Abbey singkat dengan tersenyum kecil.
"Ah Abbey kamu benar - benar masih malu berbicara dengan kami, iyakan dik?" Ucap Miranda menyenggol bahu Dika yang memainkan ponselnya sedari tadi.
"Iya." Jawab Dika juga.
"Ah kalian sama saja, ini juga Dika ponselmu mau aku buang ke tong sampah." Ucap Miranda dengan begitu kesal merampas ponsel milik Dika.
"Mir cepat kembalikan ponselnya." Cicit Dika berusaha mengambil ponselnya dari tangan Miranda.
"Ehm. mir, dik, aku ketoilet sebentar yah. kalian tunggu disini sebentar. hanya sebentar kok aku ketoilet nya." Ucap Abbey beranjak pergi menaiki tangga menuju lantai atas.
"Iya, cepetan. kita tunggu" sahut Miranda, dengan diirinya berusaha menjauh dari Dika yang berusaha mengambil ponselnya dari tangan nya.
Setelah kepergian Abbey, tidak menampakkan Abbey disana, kini hanya mereka berdua.
"Miranda, ayo…
Pernikahan Pewaris Tunggal
Part 130
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 237 Episodes
Comments