"oh begitu ceritanya." Ucap Abbey membulatkan bibirnya. Jika dilihat sangat mengemaskan.
Azka mencubit pipi Abbey begitu gemas. "Aw, aw sakitttt tau." Ucap Abbey mengerucutkan bibirnya.
"Kau itu sangat imut. Oh ya gimana kalau kau mau tinggal bersama ku di Amerika. kau bisa mengenal momku dan dad. dan adikku pasti senang akan kehadiran mu disana." Ucap Azka menatap kearah Abbey yang kini memoyongkan bibir nya karena ia merasa setelah pipinya dicubit seperti terlihat cubby.
"hmm..? gimana ya. nanti deh aku pikirkan dulu. kamu bisa keluar sekarang, aku mau istirahat sebentar nanti malam aku janji akan memberikan jawaban nya." Jawab Abbey mendorong tubuh Azka keluar dari kamar nya lalu menutup nya.
"Baiklah istirahat lah. aku akan keluar sebentar ya dan ingat nanti malam aku menanti jawaban mu!" teriak Azka dari pintu kamar Abbey. tetapi tidak ada jawaban nya dan ia pergi dari sana.
••
Kediaman kakek Tama.
Mama adelia sedari tadi sepulang dari rumah sakit dan ia kini menemani gibran didalam kamar nya. Ia menangis dalam pelukan mama Adelia dan baginya kini mama Adelia adalah tempat ternyaman bagi gibran untuk nya menenangkan pikiran nya.
"Maa, gibran mau ketemu Abbey.. gibran pengen bersama nya. tolong temukan dia ma. Gibran ngak bisa tanpa Abbey ma." Ia terus - terusan menangis.
"Iya - iya papa masih mencari keberadaan nya. kamu harus kuat ya. Abbey pasti akan ditemukan kamu tenanglah dulu ya." Ucap mama Adelia membalas pelukan putranya dan ikut menangis dipelukan nya.
"Abbey kamu dimana nak.? tolong pulanglah. kasian gibran dia merindukan mu..." gumam mama Adelia dalam hati mengelus rambut putranya memberikan nya ketenangan.
"Gibran maunya sekarang ma. Gibran pengen peluk dia. kenapa dia pergi ma? kenapa Abbey pergi dari gibran ma? kenapa?" pertanyaan itu selalu ia lontarkan. Ada rasa sesak, didadanya dengan kepergian Abbey. hatinya sekarang hanya menginginkan Abbey kembali. Hanya kembali kerumah itu.
Sedangkan diluar kakek Tama, ayah Bima dan yang lainnya sedang du…
Pernikahan Pewaris Tunggal
Part 166
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 237 Episodes
Comments