6 bulan berlalu, kehamilan Abbey sudah semakin membesar. Semakin lama waktu berjalan rasa nya untuk melangkah semakin memberat membuat nya susah untuk berjalan.
hari ini adalah hari Minggu, tetapi gibran tetap bekerja. Sementara mama Adelia dan tuan Zafano beserta membawa cucunya gibey sibuk hari libur. Hanya Abbey dengan satu bibi pembantu rumah tangga dirumah yang begitu besar.
Abbey baru selesai bersiap - siap ia akan menemui suaminya yang sudah berangkat ke kantor beberapa jam yang lalu tanpa sepengetahuan nya.
Ia menggunakan dress selutut berwarna navy dan memperlihatkan lekuk pada tubuhnya dan perutnya yang membuncit itu. Sembari melihat ke cermin ia tersenyum dan mengelus perut nya.
"Twins kita hari ini ketemu Dady.. momy ingin buatkan Dady kalian makanan semoga aja dad suka ya sayang." Abbey berbicara pada baby twins sembari mengelus perut nya.
Tok.. tok.. tok.. suara ketukan pintu membuat Abbey teralihkan ke pintu kamar nya.
"non Abbey! Cepat turun non,, bibi sudah buatkan sarapan!" Teriak bibi pembantu rumah tangga dari luar.
"baik bi!" Jawab Abbey dari dalam.
Abbey pun beberes membawa beberapa yang ia butuhkan ke dalam tas selempang nya. ia pun turun ke bawah menuruni tangga secara perlahan - lahan.
••
Sementara gibran di kantor sibuk menyelesaikan pekerjaan nya yang belum selesai - selesai membuat nya sedikit pusing sembari memijit pelipisnya dan disisi lain lebih pusing nya lagi ( ...) Sekretaris nya selalu menyusahkan nya dengan bolak - balik menanyakan pertanyaan yang sama karena kelupaan apa yang diperintahkan oleh tuannya.
brakk! Gibran mengebrak mejanya saking kesalnya.
"aishhh kau benar - benar sekretaris tidak berguna! Apa kau tidak bisa bekerja? Apa kau pikun hah! Cuma disuruh beli buah jeruk saja kau lupa hah!" Seru gibran saking kesalnya.
"maaf, aku memang pikun." () Menundukkan kepalanya. "manusia memang seperti itu." Gumamnya dalam hati.
"ya sudah cepat laksanakan perintah! Jika kau kembali lagi maka aku akan memecatmu cepat!" Seru gibran.…
Pernikahan Pewaris Tunggal
ch 227
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 237 Episodes
Comments