Abbey kembali ke rumah dengan keadaan pikiran dan hatinya begitu buruk sangat buruk.
"Abbey kamu sudah pulang nak?" tanya mama Adelia menghampiri.
"Iya ma,," Jawab Abbey dengan suara seraknya dengan menundukkan kepalanya.
"Kamu kenapa?" Mama Adelia mengangkat dagu putri nya terlihat raut wajah nya begitu pucat.
"Astaga Abbey kamu sakit sayang?" Abbey hanya menggelengkan kepalanya. "Clar ada apa dengan abbey? kalian habis dari mana tadi?" mama Adelia melihat Clarissa yang hanya diam saja tanpa menjawab.
"Ayo jawab? kalian habis dari mana?"
"Tidak kemana - mana ma,, sudahlah abbey mau istirahat dulu. clar temani aku sebentar.." Ucap abbey.
Clarissa hanya menganggukkan kepalanya dan mengikuti Abbey menuju kamarnya meninggalkan mama Adelia hanya terheran - heran dan gelisah dengan keadaan Abbey.
Dengan cepat ia mencoba menghubungi suaminya mencoba untuk menghubungi dokter keluarga karena nomor dokter keluarga hanya suaminya yang memegang.
Setelah itu mama Adelia menyiapkan makanan untuk abbey dan susu ibu hamil seperti biasa nya.
Dikamar.
Abbey termenung dibalkon kamar nya ia menatap kearah bawah. Tatapan nya begitu kosong, mungkin masih syok dengan kematian sahabat nya citra.
"**Dia meninggal akibat tahu kepergian mu,,"
"Dia syok,, ada seseorang mengatakan bahwa kamu meninggal bahwa nyatanya ternyata tidak."
"Dia bilang sebelum hari terakhir mengatakan bahwa dia merindukan mu**."
Hanya itu yang tergiang - giang diotak Abbey membuat nya meneteskan air mata kembali. Dan itu membuat Clarissa yang sedari tadi disamping nya menyadari hal itu.
Ceklek pintu kamar dibuka dan itu mama Adelia membawa nampan berisi makanan dan susu. Clarissa menyadari itu dan menghampiri nya membiarkan Abbey menenangkan pikiran nya terdahulu.
"Ada apa dengan Abbey?" bisik mama Adelia yang ia lihat hanya terdiam.
"nanti Clarissa cerita dibawah saja, biarkan dia sendirian dulu.." Clarissa menaruh nampan berisi makanan itu ke meja dekat sofa dan mengajak mama Adelia kebawah untuk menceritakan apa…
Pernikahan Pewaris Tunggal
Ch 226
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 237 Episodes
Comments