Amira tahu bahwa gibran akan pindah sekolah dan ingin menyusul Abbey kejakarta, karena ia tak sengaja menguping dari balik jendela ruang kepala sekolah. Amira dengan cepat mencoba menghubungi nomor ponsel Abbey yang baru diberikan oleh Alya. Ia sampai akting dengan drama sedihnya untuk mencoba meminta nomor ponsel Abbey tetapi pertama kalinya Alya tetap tidak ingin memberikan tetapi pada akhirnya Alya pun mengalah dan memberikannya.
Sampai pada akhirnya terdengar suara Abbey, dari balik ponsel.
"Hallo?"
"Abbey, ini gue Amira..."
"A...Mira? ada apa nelpon aku?"
"Abbey Hiksss... hiksss.... Abbey gue mau berbicara tentang gue... hiksss...." Amira memulai berdrama lagi.
Abbey yang mendengar tangis Amira menjadi ikut sedih, "Amira tenangkanlah, dirimu dulu... sekarang kamu berbicaralah padaku, ada apa dengan mu?"
"Abbey... hiksss... Hiksss... penyakit gue semakin parah... hiksss...."
"Bagaimana ini? mungkin gue akan tidak tinggal lama lagi didunia ini,"
"Amira kamu jangan berbicara seperti itu, kamu pasti akan cepat sembuh."
"Apa boleh gue meminta satu permohonan untuk mu?"
"Apa?" Dahi Abbey mengerut.
"Hmm... maafkan untuk permintaan gue kali ini, Gue pengen gibran selalu ada disamping gue untuk terakhir kalinya"
Abbey pun terdiam mendengar, Amira menyebut nama Gibran. Ia meminta agar gibran berada disampingnya untuk terakhir kalinya? ia begitu sedih. Tetapi dilain sisi, ia ingin membuat orang lain bahagia selain itu ia pernah berkata bahwa dirinya ingin sekali membantu Amira tetapi tidak ada yang bisa ia lakukan selain berdoa atas kesembuhannya.
Amira tidak ada mendapatkan jawaban dari Abbey.
"Abbey? apakah Lo marah sama gue?"
"Hm... ngak kok, aku akan mencoba berbicara sama gibran nanti ya, aku akan mencoba untuk meminta izin sama ayah terlebih dahulu agar bisa menghubungi gibran"
Sebetulnya hatinya begitu sedih jika harus gibran selalu berada disamping Amira. Tetapi ia tak akan mungkin mengatakan 'tidak'.
"Makasih Abbey... kalau begitu gue tutup telepon nya..."
Amira…
Pernikahan Pewaris Tunggal
Part 84
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 237 Episodes
Comments