Ibu merina yang mendengar suara seseorang dari luar segera keluar siapa yang telah membuat keributan diluar rumahnya.
Ia begitu terkejut seseorang itu yang yg tak lain adik iparnya yang kini telah dihadang oleh beberapa yang menjaga rumahnya.
"Sudah hentikan? biarkan dia masuk." titah ibu Merina yang kini berdiri tepat didepan tuan Zafano dengan datar.
"Akhirnya kak kau keluar juga. aku ingin berbicara dengan mu empat mata bisa?" tanya tuan Zafano yang kini mulai mendekati ibu Merina.
"Didalam saja." Ucap ibu merina berlalu masuk kedalam dan diikuti oleh tuan Zafano.
Kini mereka berada diruang tamu dan tuan Zafano disugukkan dengan teh hangat. Mereka terdiam sejenak dengan tatapan tuan Zafano datar dan terlihat dingin. Ibu merina yang ditatap seperti itu biasa saja, ia tahu dengan kedatangan kakak ipar nya kesini.
"Aku bermaksud kesini ingin menanyakan sesuatu secara baik - baik." Ucap tuan Zafano sembari menatap kearah teh hangat itu ia tidak ingin meminumnya.
"Apa kau lupa dengan apa yang telah kau perbuat pada putriku?" tanya tuan Zafano mengingatkan Kejadian dimana putrinya disekap sampai masuk kerumah sakit.
"ya aku mengingat nya." Jawab ibu Merina singkat.
"lalu apa kau tidak puas dengan semua yang kau lakukan terhadap putriku? dan sekarang kau berusaha merusak rumah tangga putraku? mereka salah apa!" seru tuan Zafano dengan amarah yang memuncak. Hatinya serasa mendidih, andai saja ibu Merina bukan istri kakak kandung nya sudah ia keluarkan dari keluarga nya.
"aku belum puas, kau mau tau apa penyebab nya aku melakukan nya?!" seru ibu Merina tak kalah menahan rasa bencinya yang ia tahan selama bertahun - tahun.
"Iya aku ingin tahu. kenapa?! ayo jawab. semua nya aku ingin tahu" Ucap tuan Zafano menahan rasa amarahnya.
"Karena kau, karena kau telah membuat suamiku meninggal dunia dan karena kau dia tidak meninggalkan separuh harta nya untuk ku dan anakku! puas! aku sangat membencimu! Ingat kau adalah penyebab suamiku meninggal dunia! kau pembunuh!!!" teriak ibu m…
Pernikahan Pewaris Tunggal
Part 168
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 237 Episodes
Comments