"Itu sebabnya aku mencari mu. tapi kita harus diam - diam masuk." Ucap Amira. Kini mereka sudah berada di depan sebuah rumah begitu besar dengan halaman begitu luas dan penjaga depan gerbang rumah.
"Tapi kenapa bisa Tante Merina menyekap Abbey? ada apa sebenarnya terjadi...?" Gumam gibran dalam hati, ia sibuk dengan lamunannya.
"Gibran kamu dengar aku ngak sih. ayo kita masuk kita lewat pintu belakang sebelum ada yang menemukan kita disini." Ucap Amira turun dari mobilnya dan diikuti oleh gibran.
Karena tempat gerbang masuk rumah yang ada dibelakang tidak ada yang menjaga jadi lebih memudahkan mereka masuk. Dan sekarang Amira harus mencari ide bagaimana caranya mereka masuk kedalam rumah itu karena tempat Abbey disekap ada dilantai dua.
"Tapi gimana cara kita masuk?" Tanya gibran ia bersembunyi di balik tembok tepat dibelakang Amira yang sedang mengintai seseorang.
"ayo ikut aku." Ucap Amira melangkahkan kakinya karena tidak ada siapapun yang sedang mengawasi.
Sementara didalam.
"Nyonya ada sesuatu yang ingin saya katakan." Ucap pengawal nyonya Merina.
"Apa? cepat katakan." titah ibu merina mengerutkan keningnya.
Pengawal itu mendekatkan bibirnya pada telinga ibu Merina dan membisikkan sesuatu.
"Apa?!" Ucap ibu merina terlonjak kaget membuat nya berdiri dari tempat duduknya.
"Cepat perintahkan pada beberapa pengawal untuk mencari mereka jangan biarkan sampai mereka membawa nona Abbey dibawa melarikan diri." Titah ibu Merina.
"Baik nyonya , kalau begitu saya permisi."
Setelah kepergian pengawal itu, ibu Merina mengepalkan kedua tangannya.
"Aku ngak akan pernah membiarkan Abbey dan gibran bertemu. sebelum abbey tersiksa. lihat saja aku ngak akan pernah membuat anakmu bahagia Zafano." Ucap ibu merina yang kini mulai pergi menuju lantai dua.
••
"Cepat tangkap mereka jangan berikan mereka lolos." Seru salah satu pengawal yang telah menemukan keberadaan gibran dan Amira mereka telah ketahuan diam - diam masuk kedalam rumah.
Beberapa pengawal telah mengkrumuninya disekelil…
Pernikahan Pewaris Tunggal
Part 174
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 237 Episodes
Comments