Gibran yang baru sampai di rumah sakit tempat Amira berada, ia langsung saja masuk kedalam ruangan kamar VIV ruangan tempat Amira ditempatkan.
"Amira?" Panggil gibran.
Langsung saja dibalas pelukan oleh Amira.
"Gibran? Aku takut gibran... aku takut... hiksss..." Amira memeluk tubuh gibran dengan meneteskan air matanya.
"Kamu ngak usah takut, sekarang ada aku disini..." Membalas pelukan Amira.
Dokter yang menangani Amira masuk kedalam ruangan untuk mengecek keadaan Amira.
"Permisi tuan,"
"Apakah tuan bisa keluar sebentar,"
"Bisa dok..." Gibran ingin keluar tetapi Amira menahan tubuhnya memeluknya dengan erat.
"Jangan tinggalkan aku..."
"Aku harus keluar cuma sebentar kok ya..."
"Baiklah, tapi kamu harus janji jangan tinggalkan aku..."
"Hmm..."
Setelah dokter memeriksa keadaan nya.
"Bagaimana keadaan nya dok?"
"Tuan ikut saya sebentar ada yang saya ingin katakan dengan kondisi pasien..." Ujar pak dokter berjalan pergi.
Gibran mengikuti arah pak dokter dan kini mereka berada didalam sebuah ruangan dan gibran dipersilahkan duduk.
"Bagaimana dok dengan keadaan nya? Apa ada keluhan?" tanya gibran tanpa basa basi.
"Sebenarnya pasien mengalami benturan keras, dia mengalami masalah dibagian ginjalnya."
"Dia harus segera dioperasi, apa keluarga nya ada disini?"
"Jika pihak keluarga nya ada yang cocok dengan ginjalnya maka operasi akan segera dilaksanakan.."
Gibran begitu kaget ia tak bisa berhenti berbicara dan ingatan tentang pembicaraan nya terhadap ayahnya kemarin malam membuat nya berubah pikiran.
"Bisa tolong periksa saya saj dok? jika cocok, donorkan punyaku saja" Jawab gibran tanpa berpikir panjang.
"Apa kamu serius? kamu sudah tau setelah pasca operasi apa yang akan terjadi pada dirimu?" Tanya pak dokter meyakinkan.
"Saya siap menerima sekuensi nya..."
"Baiklah, kalau begitu besok kamu datang lagi kesini melakukan tes untuk pencocokan nya..."
"Makasih dok..." Gibran pun pergi dari ruangan itu dan saat diluar ia menyadari bahwa Abbey tidak sengaja menguping pembicaraa…
Pernikahan Pewaris Tunggal
Part 71
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 237 Episodes
Comments