Amira berlari keluar dari ruangan tempat persembunyian nya dengan menghapus air matanya.
"Mia!" teriak ibu merina memanggil gadis itu berkali - kali tetapi Amira mengabaikannya.
"Ada apa dengan nya? tidak biasanya." Pikir ibu Merina dengan menaikkan kedua bahunya kembali menuju kamar nya mengambil sesuatu yang terlupakan.
"Aku harus menemui gibran sekarang juga." Ucap Amira mengendarai mobilnya.
••
Amerika
"Kak, kakak!" teriak alira berkali - kali memanggil Azka yang sedari tadi melamun diatas balkon dengan menekuk kedua kakinya dan punggung nya bersandar pada tembok balkon.
"Eh iya. kamu manggil kakak?" tanya Azka baru menyadari sang adek memanggil nya sedari tadi.
"Kakak aku panggil berkali - kali ngak dengar apa? makanya setiap hari tuh kuping dibersihkan." kesal alira yang kini ikut duduk disamping sang kakak.
"Kamu jangan bikin kakak naik darah deh, mending kamu ke kamar mu sana." kesal Azka mendengar ocehan sang adik yang setiap kali berbicara selalu membuat nya marah.
"Ngak mau. kak, aku kangen sama kak Abbey dia ada dimana sihh?" tanya alira mengoyangkan kedua lengan kakaknya dengan mengekspresikan wajah sedihnya.
"Dia ada pekerjaan penting. Ini tentang sekolahnya mending kamu urusin juga sekolah mu itu. biar kamu dapat ranking kakak akan berikan mu hadiah." Ucap Azka mengalihkan pembicaraanya. Ia juga tidak tahu dimana Abbey sekarang.
"Beneran nih kak? tapi hadiah nya apaan?" Tanya alira dengan kegirangan.
"Terserah kamu. sana cepat pergi, kakak lagi gak mood lihat wajah mu yang bikin kakak marah nantinya." Usir Azka.
"Ishh kakak, benar - benar. baiklah aku pergi, dasar kakak geselin. " ledek alira sebelum ia pergi.
••
Gibran siang ini ada disebuah taman dekat pantai, ia terduduk disana sambil sedikit tersenyum mengingat kenangan nya bersama Abbey saat ia membawa Abbey kamu dari rumah ayahnya.
"Abbey kamu sekarang sedang apa sih? apa kamu tahu aku kangennn banget sama kamu." Ucap gibran menatap kearah pantai yang tak jauh dari tempat nya.
"Gibran!" Panggil…
Pernikahan Pewaris Tunggal
Part 173
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 237 Episodes
Comments