"Ya yah, aku harus pulang ini kemauan Abbey... Ia menyuruh ku untuk kembali," Gibran menjawab nya.
"Tapi kamu bisa tinggal selama beberapa hari disini dulu, ayah juga tidak melarang mu untuk bertemu dengan Abbey terkecuali kamu menculik nya secara diam - diam seperti tadi itu semua membuat ayah syok." Ayah Bima menekankan perkataan nya membuat gibran merasa bersalah dengan menundukkan kepalanya.
Gibran hanya terdiam tanpa menjawab apapun. "Maafkan aku..." Cicitnya.
"Baiklah kamu datangi istrimu jika kamu ingin pulang seperti nya dia sedang sedih dikamar, mungkin dia mengira ayah nya melarangnya untuk bertemu dengan mu." Ujar Ayah Bima.
"Baik yah, kalau begitu Gibran permisi dulu." Pamit gibran menundukkan kepalanya dan keluar dari ruangan kerja ayah Bima.
•••••
"Al kenapa kamu bengong?" Tanya kakek Tama yang tiba - tiba datang dan duduk disampingnya.
Kini mereka berada di sebuah ruangan tempat istirahat. Ada sofa tempat seperti ruang tamu disana termasuk tempat bermain khusus seperti bermain bola tenis dan lainnya.
"Eh bapak, Ngak kok saya lagi memikirkan tentang ibu saya yang ada dibandung..." Ujar Alden berbohong.
Kakek Tama menghela nafasnya dan mengusap - usap bahu kiri Alden. "Saya tahu kamu sedang memikirkan sesuatu? Oh ya menurut mu cucu saya yang datang tadi seperti apa?" Tanya kakek Tama mengalihkan pembicaraan nya.
"Ah maksud bapak Abbey?" Tanya Alden dan menatap kearah kakek paruh baya itu yang ia anggap seperti kakeknya sendiri.
"Siapa lagi kalau bukan Abbey?"
"Maksud bapak seperti apa maksud nya?" tanya Alden mengerutkan keningnya.
"Semacam cantik atau bagaimana gitu...?"
"Menurut saya Abbey itu cantik kok dan baik, tapi...?" Alden menurunkan perkataan nya dan menundukkan kepalanya ragu.
"Tapi apa?"
"Tapi..? Saya merasa nama Abbey itu begitu tidak asing dengan nama itu.." Ujar Alden.
"Maksud mu kamu mengenal Abbey sudah lama?"
"Tidak, maksud saya mungkin Abbey... saya rasa dia sahabat kecil saya... tapi...? mana mungkin dia sahabat saya, jika dia sah…
Pernikahan Pewaris Tunggal
Part 90
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 237 Episodes
Comments