Gibran belum sama sekali kembali keapartemen ia tidak sengaja mendengar perbincangan antara Abbey dan papanya dari pintu menuju balkon.
"Pa, Abbey kembali ke kamar dulu. Ini sudah sangat malam." Ucap Abbey melepaskan pelukan nya dari mertuanya.
"Ya sudah kamu masuklah ke kamar diluar juga sangat begitu dingin tidak baik untuk kesehatan mu." Ucap tuan Zafano.
"Hmmm..." Ucap Abbey berlalu pergi dari sana meninggalkan tuan Zafano sendirian dibalkon itu.
Sementara gibran yang mengetahui Abbey akan menuju kearah nya, ia dengan cepat berlari keluar dari sana.
"Seperti nya ada seseorang disana." Gumam Abbey dalam hati. Ia menyadari ada seseorang yang mengintipnya tetapi ia berpikir mungkin halusinasi nya.
"Lebih baik aku ke kamar saja, disini sangat dingin." Ucap Abbey terburu - buru ke kamar nya dengan memeluk tubuh nya sendiri.
Ceklek. disaat ia membuka pintu kamar nya. Lampu tidak menyala, begitu gelap.
"Gelap sekali, dimana saklarnya lagi." Ucap Abbey meraba - raba dinding tembok mencari keberadaan tombol cara menghidupkan lampu.
Tiba - tiba Abbey begitu terkejut.
"Emmphhhhhhhhhh" Ada seseorang yang mendekap mulutnya. Ia berusaha meronta - ronta tetapi tubuhnya sudah diseret oleh seseorang itu membawanya ke ranjang tempat tidur.
"Emmphhhhhhhhhh lepaskan." Abbey memukuli kepala seseorang itu berkali - kali tetapi seseorang itu tidak meringis kesakitan.
"Diam!" bentaknya.
"Siapa kau lepaskan saya! lepaskan!" teriak Abbey tetapi jika pun ia berteriak percuma karena kamar nya kedap suara.
"Jika kamu tidak mau diam! aku akan membawamu pergi dari rumah ini!" seru lelaki itu penuh ancaman.
"Jangan! aku tidak akan teriak lagi, tapi katakan siapa kamu?" Tanya Abbey penuh ketakutan, ia tidak bisa melihat wajah lelaki itu karena gelap.
"Kamu tidak perlu tahu siapa aku. kamu hanya perlu diam dan jangan bergerak." Ucap pria itu ia memeluk tubuh Abbey dan menidurkan dirinya disamping perempuan itu.
"Ya Tuhan siapa laki - laki ini, aku begitu takut sekali. dia berani sekali memeluk…
Pernikahan Pewaris Tunggal
Ch 203
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 237 Episodes
Comments