Kini Abbey sendirian dirumah dia mengunci pintu nya. Siang - siang bolong begini ia tinggal di rumah yang begitu besar sendirian! sedangkan para art sedang liburan pulang kampung selama seminggu.
"sepi - sepi begini cocok nya nonton tv nih," Abbey mengambil remote tv dan menyetel film kesukaan nya.
TING TONG....
Suara bell rumah berbunyi Abbey yang sedang asyiknya menonton TV malah diganggu oleh seseorang tiba - tiba saja bertamu.
TING TONG....
Abbey begitu kesal, "Tunggu sebentar!" teriaknya berjalan menuju ke depan pintu.
"Siapa sihh?" Abbey pun membuka gibran sudah berada didepan pintu dia masuk dalam keadaan sempoyongan.
"Gibran kamu sudah pulang," Ucap Abbey.
Gibran tidak sama sekali menyapanya dia naik kelantai atas menuju kamar nya dan sementara Abbey masih menutup pintu rumah nya rapat - rapat.
*Didalam kamar
Prakkk!
"Gibran,"
Suara pecahan kaca begitu nyaring terdengar sampai ketelinga Abbey dan ia berlari ke arah sumber suara.
"Gibran kamu tidak apa - apa?" Tanya Abbey yang melihat tangan gibran terluka akibat ia tak sengaja memecahkan gelas dikamar nya.
"Kamu duduk dulu ya, aku ambilkan P3k dulu..." Ucap Abbey.
Tetapi tidak sengaja gibran menarik lengan Abbey sampai mereka tidak sengaja terjatuh keatas tempat tidur dengan posisi gibran diatas Abbey dibawah.
"Gi... mphhhh"
Belum saja Abbey ingin berbicara langsung saja gibran mencium bibir nya.
"Gibran apa yang kamu lakukan?" Abbey begitu kaget dengan perlakuan gibran secara tiba - tiba.
Tetapi gibran masih saja mencium bibir Abbey dengan sangat brutal dalam keadaan mabuk.
"Gibran lepas Jangan kayak gini kamu sedang mabuk aku tidak mau, aku mohon!" berusaha mendorong tubuh gibran.
"Diam! jangan membantahku!!!" Seru gibran membuat mata Abbey berkaca - kaca.
Ini kedua kalinya gibran memarahi Abbey, gibran yang seperti biasanya tidak seperti itu.
Gibran kembali mencium bibir Abbey, ciuman dan lumatannya itu hanya dilakukan gibran sendiri, gibran mencoba memancing Abbey dengan tangan menerobos kedalam.
"Gibran…
Pernikahan Pewaris Tunggal
Part 68
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 237 Episodes
Comments